“Saat ini, proyek PLTA UCPS telah menyerap 298 tenaga kerja lokal. Sebanyak 36 orang berasal dari Desa Karangsari—lokasi quarry—dan 37 orang dari Desa Sarinagen yang berdekatan dengan area proyek,” ungkap Anggoro.
Ia menambahkan, PLN juga menyiapkan berbagai fasilitas untuk mendukung kesejahteraan dan keselamatan warga, termasuk klinik di area quarry untuk penanganan kesehatan, serta posko dan layanan aduan 24 jam bagi masyarakat.
“Selain itu, kami terus menjalankan program Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL) atau PLN Pedulimelalui berbagai bantuan untuk pengembangan usaha, pendidikan, sarana prasarana, hingga pembangunan jalan penghubung antardesa di sekitar lokasi proyek. Ini bagian dari komitmen kami terhadap kesejahteraan masyarakat setempat,” kata Anggoro.
Baca Juga:Pabrik Pengelolaan Sampah Senilai USD 200 Juta Bakal Dibangun di Jawa Tengah!FSRU Lampung Terima Kargo LNG, Jaga Keandalan Layanan Energi untuk Kelistrikan
PLN menegaskan bahwa pembangunan PLTA Upper Cisokan Pumped Storage menjadi langkah nyata dalam mendukung target pemerintah mencapai Net Zero Emissions 2060, melalui penyediaan listrik hijau dan pemanfaatan energi baru terbarukan (EBT). (red)
