Dosen Farmasi BKU Latih Penanganan Disminore dan DAGUSIBU Melalui Pembuatan Minuman di SMK BK Cileunyi

Dosen Farmasi BKU Latih Penanganan Disminore dan DAGUSIBU Melalui Pembuatan Minuman di SMK BK Cileunyi
Dosen Farmasi BKU Latih Penanganan Disminore dan DAGUSIBU Melalui Pembuatan Minuman di SMK BK Cileunyi
0 Komentar

JABAR EKSPRES – Dalam upaya meningkatkan kesadaran dan pengetahuan masyarakat tentang kesehatan reproduksi, khususnya penanganan nyeri menstruasi ataudisminorre, tim Pengabdian Masyarakat (Pengmas) Bhakti Kencana University menggelar kegiatan edukasi dan pelatihan yang bertempat di lingkungan SMK Bhakti Kencana Cileunyi, Kabupaten Bandung.

Kegiatan ini merupakanbagian dari program pengabdian yang bertujuanmeningkatkan pemahaman dan keterampilan masyarakatdalam mengatasi masalah kesehatan yang sering dialami oleh kalangan remaja dan masyarakat umum.

Ketua pelaksana kegiatan, apt. M. Ramadhan Saputro, M.Farm, menyatakan bahwa kegiatan ini dilaksanakan sebagai bentuk komitmen universitas dalam turut serta meningkatkan kualitas hidup masyarakat melalui edukasiyang bersifat preventif dan inovatif.

Baca Juga:Demi Tingkatkan Ekonomi Desa Cibiru Wetan, UBK Gelar Pelatihan Pengolahan Jeruk Bali Menjadi SelaiSummarecon Bandung Luncurkan Cluster Hillary Tahap 2: Hunian Premium dan Elegan untuk Kenyamanan Keluarga

“Kami ingin masyarakat, terutama generasi muda, mendapatkan pengetahuan yang benar tentang penyebab, simptom, dan penanganan alami terhadap maag nyeri menstruasi atau disminorre. Selain itu, kegiatan ini juga mengedukasi mereka tentang pentingnyaDAGUSIBU (dengan istilah sederhana, edukasi dini, dan solidaritas untuk kesehatan reproduksi), serta memberikanpelatihan membuat minuman sebagai alternatif penangananalami,” ujarnya.

Kegiatan ini menghadirkan narasumber berkompeten di bidang farmasi dan kesehatan reproduksi yang berasal dari internal universitas, yaitu apt. Nita Selifiana, M.Si, yang bertugas sebagai narasumber edukasi, serta apt. Kania Fajarwati, M.S.Farm, yang memandu pelatihan pembuatan minuman herbal alami untuk mengatasi nyeri haid.

Keduanya dikatakan telah mempersiapkan materi yang komprehensifdan dilaksanakan secara interaktif sehingga peserta tidak hanya menerima pengetahuan secara teori, tetapi juga mampu mempraktikkan langsung pembuatan minuman sehat yang diyakini mampu membantu meredakan nyeri menstruasi.

Pelatihan ini tidak hanya berlangsung di ruang seminar, tetapi juga melibatkan aktivitas langsung berupa praktik pembuatan minuman herbal berbasis bahan alami seperti jahe, kunyit, dan daun yang berkhasiat mengurangi nyeri menstruasi.

Materi yang disampaikan meliputi pengenalan bahan-bahan alami, metode pengolahan, serta manfaatnya bagi kesehatan reproduksi perempuan.

Selain itu, peserta juga diberikan pengetahuan tentang pentingnya pola hidup sehat, konsumsi gizi seimbang, serta peran edukasi dini dan soliditas masyarakat dalam memperkuat wawasan tentang kesehatan reproduksi.

Partisipasi dari SMK Bhakti Kencana Cileunyi selaku mitra lokal sangat membantu kesuksesan kegiatan ini.

0 Komentar