“Dampak jangka panjang dari impulsive buying biasanya membuat seseorang kesulitan mempertahankan gaya hidup sesuai keinginan. Saat uang habis tanpa perhitungan, dana untuk masa depan pun terkikis. Anak muda bisa menghindarinya dengan menunda pembelian barang yang hanya keinginan sesaat dan fokus pada nilai guna jangka panjang,” tambah Ligwina.
MR.D.I.Y. Dorong Generasi Muda Jadi Konsumen Cerdas
Sebagai ritel kebutuhan sehari-hari dengan ribuan pilihan produk fungsional—mulai dari perlengkapan rumah tangga, kebutuhan belajar dan kerja, hingga barang gaya hidup—MR.D.I.Y. Indonesia menawarkan solusi praktis untuk anak muda yang ingin memenuhi kebutuhan tanpa menguras kantong.
“Skill berbelanja cerdas adalah salah satu skill penting yang harus dimiliki sejak muda. Hal ini dapat membantu masyarakat memilih barang berkualitas yang hemat dalam jangka panjang dibanding membeli barang murah yang cepat rusak. Seperti contoh, bisa berbelanja di ritel yang memberikan beragam kategori produk dengan harga terjangkau seperti MR.D.I.Y.,” ujar Ligwina.
Baca Juga:Pinjaman Rp200 Juta KUR Mandiri 2025 bagi Pelaku UMKM: Ini Tabel Angsuran dan BunganyaCara Cek Penerima BLT Kesra Rp900.000 Pakai KTP via Aplikasi Cek Bansos
Tips Praktis Agar Terhindar dari Belanja Impulsif
MR.D.I.Y. dan Ligwina Hananto juga berbagi beberapa langkah sederhana agar anak muda bisa tetap enjoy berbelanja tanpa kehilangan kendali finansial:1. Buat daftar kebutuhan sebelum belanja.Tentukan barang yang benar-benar dibutuhkan agar setiap keputusan lebih terarah dan tidak boros.
2. Tunda pembelian untuk barang yang hanya diinginkan sesaat.Jika tergoda tren, beri jeda beberapa hari untuk menilai apakah barang itu benar-benar penting.
3. Fokus pada nilai guna dan manfaat jangka panjang.Pilih barang yang bisa digunakan berulang atau mendukung produktivitas.
4. Pahami gaya belanja dan prinsip value for money.Pastikan harga dan kualitas seimbang, sesuai kebutuhan dan gaya hidup masing-masing.
5. Gunakan momen belanja sebagai latihan literasi keuangan.Setiap keputusan pembelian bisa menjadi pelajaran dalam mengelola uang dengan bijak.
Edwin memberikan pesan yang menggugah, Selaras dengan prinsip literasi finansial, setiap keputusan kecil dapat berdampak besar terhadap kesehatan keuangan di masa depan.
