Peserta mancanegara turut menunjukkan kekhasan budaya masing-masing. Sejumlah peserta dari Meksiko menampilkan musik dan budaya tradisional Mariachi, menjadi salah satu pertunjukan yang mencuri perhatian di tengah kerumunan pengunjung.
Kehadiran musisi dan pelaku budaya dari 9 negara yang tersebar di tiga benua menegaskan wajah internasional festival ini. Pemerintah Kota Bandung menempatkan gelaran budaya tersebut sebagai momentum peningkatan potensi daerah, khususnya di sektor ekonomi dan UMKM, sekaligus bagian dari rangkaian perayaan Hari Jadi Kota Bandung ke-215.
Nuansa global semakin kuat dengan keterlibatan 259 peserta internasional dari Rusia, Bangladesh, Turki, Filipina, Polandia, Bulgaria, Meksiko, Sri Lanka, hingga Amerika Serikat. Pengunjung diajak merasakan suasana dunia tanpa harus meninggalkan kota.
Baca Juga:Serunya Halloween di FOX LITE Majalaya: Lari Bareng, Tanam Pohon, dan Kostum SeramFLAMING FRIDAY – HANGOUT dan AYCE BARBEQUE di de Braga By Artotel
Industri keuangan syariah turut membaca potensi besar festival ini. SEVP Funding & Transaction BSI, Ida Triana Widowati, menangkap energi kolaboratif yang menyatu sepanjang area pameran.
“Ini kolaborasi yang sangat bagus, karena mempertemukan ekonomi kreatif, kuliner, budaya, pendidikan, dan teknologi. Ini warna baru yang sangat sesuai dengan karakter Bandung sebagai kota yang kreatif,” pungkasnya.
