“Tujuannya untuk meningkatkan kesiapsiagaan masyarakat menghadapi potensi bencana tersebut, khususnya bagi para warga yang tinggal di Apartemen The Edge Kota Cimahi,” ujarnya.
Materi yang dipaparkan dalam sosialisasi antara lain tentang :
1. “Mitigasi Bencana”, yang disampaikan oleh Glen Glady, dr., MMB,
2. “Tatacara Evakuasi Korban yang Benar” oleh Fransiska Ambarukmi P, dr., MKes PAK(K),
3. “Bantuan Hidup Dasar” disampaikan oleh Mayjen TNI (Purn) Dr. Prihati Pujowaskito, dr., Sp.JP(K).,FIHA MMRS
Baca Juga:Tiga Paguyuban Mobil Hadiri dan Ramaikan Anniversary ke-7 Komunitas Calya Sigra IndonesiaFK dan LPPM Unjani Gelar Deteksi Dini Sindrom Metabolik Terhadap para Dosen dan Tenaga Kependidikan
4. “Jalur evakuasi pada Gedung bertingkat Yang disampaikan oleh Dr. Hj. Indarti Trimurtini dr., M.Kes MMRS., PAK
5. “ Cara kerja Early Warning System/EWS oleh Irvan Budiawan, ST., MT
Selanjutnya peserta juga diberi kesempatan melakukan simulasi secara langsung kewaspadaan terhadap bencana gempa bumi, dan pertolongan pertama memberikan bantuan hidup dasar.
Tim juga memberikan alat Early Warning System/EWS yang merupakan karya dari Tim Pengmas Fakultas Tehnik Unjani dibawah bimbingan Irvan Budiawan, ST., MT dan Ade Sena Permana ST., MT.
Sementara seluruh narasumber dan tim yang terlibat pada kegiatan merupakan staf pengajar Fakultas Kedokteran dan Fakultas Teknik UNJANI.
Kegiatan ini diikuti sekitar 110 peserta yang dengan antusias mengikuti kegiatan hingga acara berakhir. Para peserta merasa senang dan bersemangat mengikuti kegiatan ini.
Menurut mereka, materi yang disampaikan cukup jelas dan mudah dipahami, kiat-kiat yang diberikan sangat bermanfaat, dan yang terpenting materi-materi tersebut sesuai dengan kebutuhan mereka sebagai serangkaian upaya untuk meminimalisir kerugian dan korban pada saat terjadi bencana khususnya di lingkungan tempat tinggal dan gedung bertingkat.
Baca Juga:Perkuat Kemitraan, Menteri P2MI Ajak Media Ikut Informasikan Migrasi Aman dan BermartabatDaya Group Raih Dua Penghargaan di Ajang Triputra Improvement Forum XX 2025
Pengurangan Risiko Bencana (PRB) adalah serangkaian upaya mencakup mitigasi dan kesiapsiagaan, yang menjadi bagian dari kesadaran menghadapi ancaman bencana (Pasal 1 ayat 6 PP No. 21 tahun 2008 tentang penanggulangan bencana).
Salah satu sub-sistem kesiapsiagaan adalah pembuatan PROTAP (Prosedur Tetap) mengenai penanganan saat bencana. Hal ini wajib dipahami, mengingat ketika terjadi bencana seringkali masyarakat sangat minim pengetahuan tentang apa yang harus mereka lakukan, dan ke mana mereka harus menyelamatkan diri ketika bencana terjadi.
