JABAR EKSPRES – Lubang dan batu berserakan di sepanjang jalan penghubung empat desa di Kecamatan Cipatat, Kabupaten Bandung Barat (KBB).
Setiap kali hujan turun, jalur tersebut berubah menjadi kubangan lumpur yang licin, memaksa pengendara ekstra hati-hati agar tidak tergelincir.
Ruas jalan yang menghubungkan Desa Citatah, Cirawamekar, Nyalindung, dan Sumur Bandung itu berstatus jalan kabupaten. Kondisinya sempit dan tanpa drainase, sehingga air mudah menggenang dan mempercepat kerusakan permukaan.
Baca Juga:Angin Kencang Rusak Tiga Rumah, Jalan Alternatif di Cibungbulang LongsorJembatan Gantung Bambu di Pangandaran Rusak Parah, Warga Terpaksa Tempuh Jalan Memutar 3 Kilometer
Padahal, akses ini menjadi jalur utama bagi warga untuk beraktivitas, mulai dari bekerja, bersekolah, hingga berdagang. Warga mengaku sudah lama menunggu perhatian pemerintah daerah agar segera dilakukan perbaikan.
“Sudah bertahun-tahun jalan ini rusak. Katanya mau cepat diperbaiki tapi sampai sekarang nggak ada realisasinya,” ujar Mila (30) seorang warga yang tengah melintas, Sabtu (25/10/2025).
Ia mengatakan dirinya sering merasa waswas saat melintas. Selain rusak dan licin, jalan juga menanjak di beberapa titik sehingga membahayakan pengguna kendaraan roda dua.
“Saya berharap pemerintah bisa segera memperbaiki jalan ini, soalnya sudah banyak pengendara yang jatuh. Kalau hujan, jalannya makin licin dan susah dilewati,” tambahnya.
Keluhan senada disampaikan Yana, seorang pedagang yang setiap hari melewati jalur tersebut untuk mengantar dagangannya ke pasar. Ia harus ekstra hati-hati agar barang yang dibawa tidak terjatuh akibat jalan yang bergelombang.
“Semoga segera diperbaiki supaya aktivitas warga dan pedagang seperti saya bisa berjalan normal tanpa hambatan. Setahu saya, jalan ini statusnya milik kabupaten,” ucapnya.
Yana menilai, kerusakan jalan tidak hanya mengganggu kenyamanan, tetapi juga berdampak pada perekonomian. Distribusi hasil pertanian dari wilayah selatan Cipatat menjadi terhambat karena kendaraan sulit melintas, terutama saat musim hujan.
Baca Juga:Jalan Rusak : Ancaman Hak Dasar WargaJalan Rusak di Kota Banjar Kian Memprihatinkan, Wali Kota Targetkan Perbaikan Menyeluruh di 2027
Yana berharap Pemerintah Kabupaten Bandung Barat segera merealisasikan perbaikan akses tersebut, mengingat jalan itu menjadi penghubung utama antarwilayah sekaligus jalur penting bagi kegiatan ekonomi masyarakat.
“Kalau jalan ini bagus lagi, ekonomi warga pasti lebih lancar. Sekarang mau kirim hasil panen saja susah karena jalannya rusak berat,” pungkasnya. (Wit)
