Tindakan ini melibatkan kompresi dada dengan kecepatan 100-120 kali per menit, dengan kedalaman sekitar 5 cm, serta memberikan dua napas bantuan setelah setiap 30 kompresi.
Berikut tehnik atau cara melakukan CPR, RPJ atau kompresi jantung luar secara detail :
1. Posisikan korbanPastikan korban terbaring telentang di permukaan yang keras.
2. Temukan titik kompresi Letakkan tumit salah satu tangan di bagian tengah bawah tulang dada (sternum), dan letakkan tumit tangan lainnya di atas tangan pertama.
Baca Juga:Masih Amankah Daftar Aplikasi VIR Sekarang? Bisa Gajian Tiap Minggu Hanya dari Foto sampahLine Up Mama Awards 2025 Day 1 dan Day 2, Ada CORTIS, Alpha Drive One, ENHYPEN Hingga G-Dragon
3. Posisikan lengan Posisikan lengan lurus ke bawah, sehingga bahu Anda berada tepat di atas tangan Anda.
4. Lakukan kompresi Tekan dada ke bawah dengan kuat dan cepat.
5. Kecepatan Lakukan 100 hingga 120 kompresi per menit.
6. Kedalaman Tekan dada sedalam 5 hingga 6 cm.
7. Recoil Biarkan dada kembali sepenuhnya setelah setiap kompresi untuk memungkinkan jantung terisi kembali dengan darah.
8. Berikan napas bantuan Berikan 2 napas buatan setelah setiap 30 kompresi. Pastikan untuk tidak menghentikan kompresi dada lebih dari 10 detik.
Ketika prosedur ini dilakukan, orang lain yang berada di sekitar harus langsung mencari bantuan medis. Ini bertujuan agar pasien segera dibawa ke rumah sakit untuk mendapatkan penanganan yang lebih baik.
Jika lokasi pasien berada di dekat rumah sakit, maka segera bawa sambil tetap dilakukan pertolongan pertama itu. Jika penolong lelah, sebaiknya bergantian dengan orang yang ada di sekitar.
“Panggil ambulans. Kalau dia dekat ke rumah sakit, maka kita segera bawa ke rumah sakit. Sambil melakukan pertolongan pertama. Jarang dengan pertolongan pertama sederhana bisa aman, oleh karena itu perlu memanggil pertolongan berikutnya,” kata dr Yamin.
“Ditepuk-tepuk, dikasih air itu salah. Kalau kita memang yakin itu adalah henti jantung dengan tadi, orangnya tidak sadar, nadi tidak teraba,” pungkasnya.
