Heboh Sumber Air Aqua Diduga dari Sumur Bor Bukan dari Pegunungan, Terbongkar Usai KDM Sidak Pabrik di Subang

Heboh Sumber Air Aqua Diduga dari Sumur Bor Bukan dari Pegunungan, Terbongkar Usai KDM Sidak Pabrik di Subang
Heboh Sumber Air Aqua Diduga dari Sumur Bor Bukan dari Pegunungan, Terbongkar Usai KDM Sidak Pabrik di Subang
0 Komentar

Klarifikasi dari Aqua, Air Bukan dari Sumur Bor Biasa

Menanggapi viralnya video tersebut, pihak Aqua segera mengeluarkan klarifikasi melalui laman perusahaan.

Mereka menegaskan bahwa air yang digunakan dalam produk Aqua bukan berasal dari sumur bor biasa, melainkan dari akuifer dalam, yakni lapisan air bawah tanah alami yang tersimpan di antara bebatuan dan sedimen berpori di kedalaman tertentu.

Dalam penjelasan resminya, Aqua menyebut air diambil dari kedalaman 60 hingga 140 meter di kawasan pegunungan, yang secara alami terlindungi oleh lapisan kedap air sehingga kualitas dan kemurniannya tetap terjaga.

Baca Juga:Kembangkan Ekosistem AI, Telkom Jalin Kerjasama Strategis dengan Universitas Muhammadiyah Yogyakarta (UMY)  Sampurasun! Livin’ Fest Bandung 2025 Resmi Dibuka, Bank Mandiri Rayakan 27 Tahun Sinergi Majukan Negeri

“Sumber air Aqua berasal dari akuifer dalam yang terlindungi secara alami, bukan dari air tanah dangkal atau air permukaan,” tulis Aqua dalam keterangan resminya.

Pihak Aqua juga memastikan bahwa seluruh proses pengambilan air dilakukan berdasarkan kajian ilmiah, memiliki izin resmi dari instansi terkait, serta diawasi langsung oleh pemerintah.

“Sebagai pelopor air minum dalam kemasan di Indonesia, kami berkomitmen menjaga kualitas dan kelestarian sumber daya air yang kami kelola,” tegas Aqua pada Rabu, 22 Oktober 2025.

Video sidak Dedi Mulyadi langsung menyedot perhatian warganet. Banyak yang mengaku baru mengetahui fakta bahwa air Aqua diambil dari sumur bor.

Sebagian mempertanyakan dampak ekologis dari aktivitas tersebut, sementara yang lain menilai langkah Dedi sebagai upaya penting dalam meningkatkan transparansi industri air kemasan di Indonesia.

0 Komentar