Dalam panduan tersebut, pemerintah daerah berupaya melakukan peremajaan armada, integrasi angkutan umum, serta pengurangan jumlah angkot secara bertahap demi menciptakan sistem transportasi yang lebih efisien dan ramah lingkungan.
Eko pun menegaskan, keputusan akhir terkait berbagai usulan tersebut masih menunggu arahan pimpinan daerah. Ia memastikan seluruh aspirasi akan disampaikan secara utuh untuk dipertimbangkan demi kepentingan bersama.
“Keputusannya belum ada. Seluruh masukan akan saya sampaikan secara utuh kepada pimpinan untuk dipertimbangkan demi kemaslahatan bersama,” tuturnya.
