“Paul pemain yang luar biasa, begitu juga Cristiano. Tapi membawa kembali pemain tidak pernah benar-benar membantu,” katanya, merujuk pada Paul Pogba dan Cristiano Ronaldo.
Bagi Klopp, keberhasilan sebuah klub tidak ditentukan oleh seberapa besar dana yang dimiliki, tetapi oleh arah dan komitmen terhadap filosofi permainan yang jelas.
Setelah menolak tawaran Manchester United, Klopp tetap bersama Dortmund hingga akhirnya pindah ke Liverpool pada 2015.
Baca Juga:Krisis Kepercayaan, Jepang Pertimbangkan Tinggalkan AFC dan Bentuk Federasi BaruLouis van Gaal Takkan Latih Timnas Indonesia!
Keputusan itu terbukti tepat. Bersama Liverpool, Klopp berhasil membawa klub tersebut kembali berjaya dengan meraih gelar Liga Champions, Liga Inggris, dan berbagai trofi bergengsi lainnya.
Sementara itu, Manchester United hingga kini masih berjuang untuk menemukan stabilitas dan identitas baru setelah era kejayaan Sir Alex Ferguson berakhir.
Klopp menutup pengakuannya dengan refleksi sederhana namun kuat: “Itu waktu yang salah, tapi di atas semua itu, itu bukan proyek saya.”
