7 Waktu Mustajab di Hari Jumat,  Jangan Lupa Berdoa

Ilustrasi waktu mustajab berdoa do jari Jumat (freepik)
Ilustrasi waktu mustajab berdoa do jari Jumat (freepik)
0 Komentar

Dalam riwayat itu, Nabi shallallahu ‘alaihi wasallam juga memberi isyarat dengan tangannya bahwa waktu tersebut sangat singkat. Ini menunjukkan bahwa waktunya terbatas dan bisa cepat berlalu, sehingga dianjurkan untuk memperhatikan momen tersebut dengan sungguh-sungguh.

Penjelasan lebih rinci ditemukan dalam Tahriru Alfazhit Tanbih karya Al-Imam An-Nawawi. Di sana dijelaskan:

“Waktu ijabah adalah waktu di antara duduknya khatib di atas mimbar saat pertama kali ia naik hingga imam menyelesaikan shalat Jumat. Hal ini sesuai dengan keterangan dalam Shahih Muslim dari sabda Nabi, riwayat Sahabat Abi Musa Al-Asy’ari.”

Baca Juga:Daewoong DDS RI-ITB: Bukti Nyata di Balik Penghargaan “Best Innovation in Biotechnology 2025”CBR Club Indonesia Region Karawang Sukses Gelar Kopdargab ke-9 CCI Jabar

Meski ada beberapa pandangan terkait waktu doa yang mustajab pada hari Jumat, Imam Nawawi menegaskan bahwa waktu yang paling kuat adalah antara khatib naik mimbar hingga shalat Jumat selesai. Ada juga pendapat lain yang menyebutkan bahwa waktu tersebut berada setelah shalat Ashar, namun menurut Imam Nawawi, pendapat pertama lebih tepat.

0 Komentar