1. Lewat Website
Kunjungi situs resmi Kemensos di https://cekbansos.kemensos.go.id
Masukkan data sesuai KTP (provinsi, kabupaten/kota, kecamatan, dan desa)
Ketik nama lengkap dan isi kode captcha
Klik “CARI DATA” dan tunggu hasilnya
2. Lewat Aplikasi Cek Bansos
Unduh aplikasi Cek Bansos di Play Store atau App Store
Buat akun baru dengan unggah foto KTP dan swafoto
Login, lalu pilih menu “Cek Bansos”
Masukkan data pribadi dan klik “Cari Data” untuk melihat status
Kalau hasil pencarian menunjukkan status “CAIR”, berarti bantuan kamu sudah bisa diambil. Pastikan kamu membawa KTP dan Kartu Keluarga Sejahtera (KKS) saat pencairan.
Tempat Pencairan PKH dan BPNT Tahap 4
Untuk pencairan dana PKH dan BPNT Tahap 4, pemerintah bekerja sama dengan bank-bank Himbara seperti BRI, BNI, Mandiri, dan BTN, serta Kantor Pos Indonesia untuk daerah yang belum memiliki akses bank.
Baca Juga:Cara Daftar Subsidi Tepat LPG 3 Kg Tahun 2026Kenapa Instagram Tidak Bisa Live? Ini Penyebab dan Cara Mengatasinya Agar Fitur Live IG Kembali Muncul!
Jika kamu tinggal di wilayah desa, pencairan biasanya dilakukan melalui Kantor Pos. Sementara bagi penerima yang sudah memiliki rekening Himbara, dana akan langsung masuk ke rekening dan bisa ditarik melalui ATM atau agen bank terdekat.
Pastikan juga kamu mencairkan dana sebelum batas waktu yang ditentukan agar bantuan tidak hangus.
Kenapa Penting Cek Status PKH dan BPNT Sekarang
Banyak penerima bantuan yang melewatkan tahap pencairan karena lupa mengecek status. Padahal, PKH dan BPNT Tahap 4 2025 ini merupakan penyaluran terakhir di tahun berjalan. Kalau kamu tidak mencairkan sekarang, ada kemungkinan dana tidak bisa diklaim di tahap berikutnya.
Selain itu, Kemensos terus memperbarui Data Tunggal Sosial dan Ekonomi Nasional (DTSEN). Artinya, penerima yang tidak aktif atau datanya tidak valid bisa saja digantikan oleh penerima baru yang lebih layak. Maka dari itu, rajinlah mengecek status bansos kamu secara berkala.
Program PKH dan BPNT Tahap 4 adalah bentuk nyata perhatian pemerintah untuk membantu masyarakat berpenghasilan rendah agar tetap sejahtera di tengah kondisi ekonomi yang belum sepenuhnya stabil.
