“Lelah juga enggak juga. Karena waktu saturasi masih 70. Detak jantung itu 70, tapi kemudian dinyatakan meninggal dunia,” paparnya.
“Di Klinik Pratama IPDN, malam itu dicek segala macam. Kemudian dikirim ke RS Unpad, lalu di RS Unpad diceking-ceking lalu dinyatakan meninggal. Kemudian kita kirim ke RSHS untuk dilakukan pemulasaran,” pungkas Arief. (Bas)
