Yang ketiga yakni Sapa Pesona Budaya BEDAS, program yang membuka ruang bagi masyarakat untuk berkreasi dan berekspresi dalam bidang seni dan budaya.
Program ini akan diimplementasikan melalui berbagai kegiatan seperti festival seni, pertunjukan budaya, dan workshop interaktif, sehingga masyarakat dapat terlibat langsung dalam pelestarian kebudayaan daerah.
“Sapa Pesona Budaya BEDAS adalah wadah ekspresi bagi masyarakat. Kami ingin memberikan ruang bagi pelaku seni dan masyarakat untuk menampilkan potensi dan bakat mereka,” kata Irvan.
Baca Juga:Tingkatkan Minat Baca pada Anak, Inilah Strategi DWP Cimahi Bangun Budaya Membaca Lewat Peran KeluargaPKKMB 2025: Digitech University Perkuat Akademik dan Identitas Budaya
Dengan hadirnya tiga inovasi tersebut, Irvan berharap Pemkab Bandung dapat menciptakan ekosistem kebudayaan yang dinamis, inklusif, dan berkelanjutan.
“Ketiga inovasi ini memiliki fungsi yang berbeda, tapi saling melengkapi. Semua bermuara pada tujuan yang sama, yaitu membangun ekosistem kebudayaan yang kuat di Kabupaten Bandung,” pungkasnya.
