Skema ini sangat cocok bagi pelaku UMKM yang memiliki omzet stabil, terutama yang menerima pendapatan setiap hari.
Namun, angka di atas masih bersifat simulasi. Jumlah cicilan sebenarnya bisa sedikit berbeda tergantung pada perhitungan akhir dari pihak BRI, termasuk biaya administrasi, asuransi kredit, dan metode pembayaran.
Karena itu, disarankan untuk melakukan simulasi langsung di kantor BRI atau situs resmi KUR BRI agar hasilnya lebih akurat.
Baca Juga:Simulasi dan Rincian Cicilan KUR BRI 2025: Plafon Rp10–50 Juta, Tenor Fleksibel hingga 5 TahunRincian Cicilan KUR BRI 2025: Pinjaman Rp10–50 Juta untuk Pelaku UMKM
Tips Mengatur Cicilan agar Usaha Tetap Lancar
Agar pinjaman tetap produktif dan tidak mengganggu operasional bisnis, ada beberapa strategi yang bisa kamu terapkan:
1. Pilih tenor yang paling sesuai dengan kemampuan usaha. Jika omzet masih fluktuatif, ambil tenor panjang agar cicilan lebih ringan.
2. Gunakan pinjaman untuk kebutuhan produktif, seperti menambah stok, membeli alat produksi, atau memperluas cabang usaha.
3. Pisahkan keuangan usaha dan pribadi agar cash flow tetap sehat dan cicilan tidak tertunda.
4. Catat arus kas secara rutin, sehingga kamu bisa memastikan pendapatan harian mampu menutupi kewajiban cicilan.
5. Bayar tepat waktu, karena keterlambatan bisa berpengaruh terhadap penilaian kredit dan peluang pinjaman di masa depan.
Syarat Pengajuan KUR BRI Rp300 Juta
- Untuk mengajukan KUR BRI 2025 dengan plafon Rp300 juta, berikut syarat umum yang perlu dipenuhi:
- Usaha telah berjalan minimal 6 bulan.
- Tidak sedang menerima kredit produktif dari bank lain.
- Menyiapkan dokumen identitas lengkap seperti KTP, KK, dan surat izin usaha (IUMK atau NIB).
- Menyediakan agunan tambahan sesuai ketentuan, karena pinjaman di atas Rp50 juta memerlukan jaminan.
