JABAR EKSPRES – Jari pecah-pecah merupakan salah satu masalah kulit yang sering dialami banyak orang. Kondisi ini umumnya ditandai dengan kulit kering, retak, terasa perih, bahkan kadang mengeluarkan darah pada bagian yang parah.
Selain mengganggu kenyamanan, jari pecah-pecah juga bisa mengurangi rasa percaya diri karena tangan terlihat tidak terawat.
Meski sering dianggap sepele, jari pecah-pecah dapat menjadi pintu masuk bakteri dan memicu infeksi kulit bila tidak ditangani dengan baik. Oleh karena itu, penting untuk memahami cara pencegahan serta langkah penanganan yang tepat. Berikut penjelasan lengkapnya.
Baca Juga:Xiaomi 17 Pro Resmi Hadir: Punya Layar Ganda dan Chipset Snapdragon 8 Elite Gen 5Jorge Martin Absen di MotoGP Mandalika 2025 Usai Jalani Operasi Cedera Tulang Selangka
Cara Mencegah Jari Pecah-Pecah
Pencegahan selalu lebih baik daripada mengobati. Dengan menjaga kesehatan kulit sejak dini, risiko jari pecah-pecah dapat diminimalkan. Beberapa langkah yang bisa dilakukan antara lain:
1. Gunakan Pelembap secara Rutin
Kulit kering adalah penyebab utama jari pecah-pecah. Untuk itu, penggunaan pelembap menjadi langkah penting yang tidak boleh dilewatkan.
Pilih pelembap yang mengandung gliserin, petroleum jelly, atau shea butter karena bahan-bahan tersebut mampu mengunci kelembapan kulit dalam waktu lama. Oleskan pelembap setiap kali setelah mencuci tangan atau sebelum tidur agar kulit tetap terhidrasi sepanjang hari.
2. Hindari Sabun yang Keras
Banyak sabun mandi atau sabun cuci tangan mengandung pewangi dan bahan kimia keras yang dapat mengikis minyak alami kulit. Akibatnya, kulit menjadi semakin kering dan mudah pecah.
Gunakan sabun dengan formula lembut, bebas pewangi, dan diformulasikan khusus untuk kulit sensitif, untuk mencegah jari pecah-pecah.
3. Gunakan Sarung Tangan Pelindung
Aktivitas sehari-hari seperti mencuci piring, membersihkan rumah, atau bersentuhan dengan deterjen sering kali membuat kulit jari terpapar bahan kimia iritan. Untuk mengurangi risikonya, biasakan menggunakan sarung tangan pelindung.
Sarung tangan berbahan karet atau lateks yang dilapisi kain di dalamnya bisa menjadi pilihan nyaman untuk melindungi tangan dari bahan kimia.
Baca Juga:Kang DS Siapkan 8 Hektare Lahan untuk Sekolah Rakyat di Kabupaten BandungMuhammad Yunus Serukan Rencana Tujuh Poin untuk Lindungi Rohingya di PBB
4. Batasi Cuci Tangan Berlebihan
Mencuci tangan memang penting untuk menjaga kebersihan, tetapi jika dilakukan terlalu sering justru dapat membuat kulit kering.
Batasi frekuensi mencuci tangan, dan gunakan hand sanitizer yang mengandung pelembap ketika tidak memungkinkan untuk mencuci tangan dengan air. Jika harus sering mencuci tangan, jangan lupa segera mengoleskan pelembap setelahnya.
