JABAR EKSPRES – Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Bogor Ajat Rochmat Jatnika menjelaskan, perihal Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bogor yang akan berkantor secara berkala di Malasari.
Ajat menuturkan bahwa konteks berkantor di Malasari adalah hadirnya Pemkab Bogor dalam lingkungan masyarakat di daerah Kecamatan Nanggung tersebut.
“Gini sebenernya, konteksnya adalah kita hadir di daerah terpencil itu konteksnya ya sebenernya,” kata Ajat, pada Senin (29/9/2025).
Baca Juga:Dukung Perekonomian Nasional, Rp1,2 Trilliun Dana Disalurkan ke UMKM di GarutKemasan 5 Kg Beras SPHP Diklaim Efektif Jaga Kualitas, Benarkah?
Salah satunya, kata dia, seperti Pemkab Bogor melalui Dinas Perhubungan (Dishub) yang sudah mulai mencoba untuk berkantor di Parungpanjang. Menurutnya, Kepala Dishub yakni Bayu Ramawanto sudah berkantor di daerah tersebut.
Kehadiran Bayu selaku Kepala Dishub untuk hadir langsung guna menyelesaikan masalah yang ada di Parungpanjang.
“Pak bayu itu diperintahkan ngantor di Parungpanjang artinya ketika masalah itu memang harus kita selesaikan dan masalahnya day to day bahkan jam per jam maka ya pimpinannya harus hadir di titik itu,” lanjut dia.
Untuk Malasari, pihak pemerintah sudah mendorong penyediaan mobil sekolah. Hal itu disebut bahwa Pemkab Bogor sudah hadir.
“Malasari sekarang kan didorong penyediaan mobil sekolah sama Pak Bupati, seperti itu, biar bisa melihat, mendengar, merasakan keluh kesah dari detik ke detik, menit ke menit, jam ke jam itu maksudnya. Bukan ngantornya ya,” pungkasnya.
