KLB Dicabut, Pemkab Bandung Barat Fokus Pulihkan Korban Keracunan MBG

Bupati Bandung Barat, Jeje Ritchie Ismail. Dok Jabar Ekspres/Suwitno
Bupati Bandung Barat, Jeje Ritchie Ismail. Dok Jabar Ekspres/Suwitno
0 Komentar

“Pemkab Bandung Barat masih berfokus terhadap pemulihan pasien serta memastikan penanganan berjalan optimal dan kebutuhan pasien terpenuhi dengan baik,” ujarnya.

Sebagai langkah tindak lanjut, Pemkab Bandung Barat telah mendorong Badan Gizi Nasional (BGN) selaku pemangku kepentingan program MBG untuk segera melakukan evaluasi menyeluruh terhadap tiga dapur Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) yang diduga menjadi sumber kasus keracunan.

“Pemerintah daerah juga mendorong dan berkoordinasi dengan BGN agar ketiga SPPG ini dilakukan evaluasi menyeluruh,” tambah Jeje.

Baca Juga:Bantu Penerangan Masyarakat Pra-sejahtera, UPI Hadirkan Program Listrik Mandiri Rakyat di Desa Sukaresmi KBBTiang Internet Tanpa Izin Berjejer Jalan Purnomosidi, Pemkot Banjar Akan Tindak

Dalam kesempatan tersebut, Jeje juga menyampaikan apresiasi kepada seluruh tenaga medis, relawan, serta jajaran TNI-Polri yang telah bekerja keras sejak hari pertama kasus mencuat. Dedikasi dan sinergi berbagai pihak dinilai menjadi kunci dalam mempercepat penanganan ribuan korban keracunan.

“Saya ingin menyampaikan terima kasih yang sebesar-besarnya kepada seluruh tenaga medis, relawan, TNI-Polri, serta semua pihak yang sejak Senin hingga hari ini terus bekerja dan bertugas di lapangan,” tuturnya.

Dengan berakhirnya status KLB ini, Jeje berharap kasus serupa tidak terulang kembali.

“Evaluasi menyeluruh terhadap sistem dapur MBG diharapkan mampu memperbaiki standar pelayanan, menjaga kualitas makanan, serta memastikan keamanan pangan yang dikonsumsi masyarakat, khususnya para siswa penerima program MBG,” tandasnya. (Wit)

Laman:

1 2
0 Komentar