Pengrusakan Hutan dan Lingkungan di Jabar Kian Marak, FK3I: Ini Tahun Terberat!

Pengrusakan Hutan dan Lingkungan di Jabar Kian Marak, FK3I: Ini Tahun Terberat!
Ilustrasi: Perumahan yang menjamur di kawasan perbukitan di Sumedang. Foto: Dimas Rachmatsyah/Jabar Ekspres
0 Komentar

“Malah kebanyalan hanya numpang program kegiatan rutin,” tambah Dedi.

Dia memaparkan, kerusakan lingkungan juga kian marak dari hilangnya kawasan hutan akibat pembangunan strategis nasional.

Pemberdayaan semu masyarakat sekitar hutan, perambahan besar-besaran atas kepentingan BUMN dan Korporasi di luar Jawa, serta perambahan dan penyadapan ilegal di kawasan konservasi wilayah Jawa Barat.

“Semua itu menjadi titik perjuangan yang harus kita rebut. Maka dari itu, momentum Dies Natalis 31 FK3I Jabar adalah mendorong militansi penyadaran dan keswadayaan para kader yang kompak dan utuh,” papar Dedi.

Baca Juga:Akibat Kerusakan Rancaupas, Perhutani Bakal Larang Kegiatan Trail dan OffroadKerusakan Lingkungan di Jabar Terus Terjadi, Bukti Lemahnya Pemerintah Terhadap Swasta

“Kita sudah bukan bicara menanam tapi bicara soal hak tanah untuk kesejahteraan masyarakat dan ekosistem di dalamnya, yang tidak bisa dan tidak boleh diganggu,” pungkasnya. (Bas)

0 Komentar