Pencemaran Air Cimahi Didominasi Limbah Rumah Tangga, Ancaman Kesehatan Mengintai

Pencemaran Air Cimahi Didominasi Limbah Rumah Tangga, Ancaman Kesehatan Mengintai
Ilustrasi: Menurut data Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Cimahi kualitas air di Kota Cimahi dalam tiga tahun terakhir dinyatakan tidak baik-baik saja. Foto: Dimas Rachmatsyah / Jabar Ekspres
0 Komentar

“Kita perlu objektif terkait hal ini. Maka perlu diklarifikasi, buruknya kualitas air dimaksud, apakah semua air sungai ataukah air permukaan?” tanyanya.

Wahyu mengingatkan, pencemaran air yang tak terkendali bisa berdampak fatal.

“Polutan di air yang cukup signifikan dapat mengakibatkan keracunan, bahkan berpotensi menghilangkan nyawa bagi pihak terdampak. Lebih baik segera melakukan perubahan daripada menyesal kemudian,” bebernya.

Ia juga menilai ada ketidakpedean Pemerintah Kota Cimahi dalam menangani masalah ini.

Baca Juga:Harga Beras di 148 Kota/kabupaten Turun, Berkat Program SPHP?Hilirisasi Perkebunan Buka 1,6 Juta Lapangan Kerja Baru, Benarkah?

“Pemerintah dapat dinilai gagal menjaga kesehatan masyarakat, meningkatkan kualitas lingkungan hidup, serta berpotensi terjadinya krisis kepercayaan yang bisa saja membuat masyarakat melakukan tindakan tidak pas dan tidak pantas,” ungkapnya.

Menurut Wahyu, beban daya dukung lingkungan di Cimahi sudah jauh melewati ambang batas. Jika dibiarkan, potensi konflik horizontal bisa semakin tinggi.

“Dukung dan daya tampung Kota Cimahi sudah jauh dilewati daripada seharusnya. Jika ini terus terjadi, potensi konflik horizontal semakin tinggi,” tutup Wahyu. (Mong)

0 Komentar