Namun dengan tuntutan Rp 100, Tasya seolah ingin menegaskan bahwa selama pernikahan pun kewajiban ini dianggap tidak pernah dijalankan. Karena itu, ia hanya menuntut angka simbolis, sebagai bentuk “pengingat” akan tanggung jawab seorang ayah.
Gugatan cerai Tasya Farasya terhadap Ahmad Assegaf semakin menjadi sorotan dengan munculnya tuntutan nafkah Rp 100. Bukan jumlahnya yang penting, melainkan pesan di baliknya.
Lewat langkah ini, Tasya seolah ingin menunjukkan bahwa yang ia harapkan bukanlah sekadar materi, melainkan keseriusan tanggung jawab seorang ayah terhadap anak-anaknya.
