JABAR EKSPRES – Sebuah pertemuan sederhana di dapur umum Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) justru menghadirkan semangat kolaborasi besar untuk negeri.
Wakil Menteri Lingkungan Hidup (Wamen LH), Diaz Hendropriyono, bersama Wali Kota Bandung Muhammad Farhan, serta Komandan Lanud Husein Sastranegara Kolonel Nav Irman Fathurrahman, menyatukan pandangan tentang pentingnya menjaga gizi masyarakat sekaligus pengelolaan lingkungan yang berkelanjutan.
Momentum ini bukan sekadar seremoni, melainkan ikhtiar nyata agar program pemerintah benar-benar sampai ke warga dengan manfaat yang terasa.
Baca Juga:Melalui GoZero% Bandung, Telkom Gerakkan Karyawan Lahirkan Inovasi Pengolahan SampahProgram DigiHack Telkom Makin Diminati, 256 Tim Siap Adu Inovasi Berbasis AI
Wakil Menteri Diaz menegaskan, komitmen Kementerian Lingkungan Hidup mendukung program Presiden melalui SPPG. Baginya, dapur umum bukan hanya ruang memasak, tetapi juga titik awal membangun kesadaran pengelolaan sampah.
“Kalau sudah dipilah, tinggal dimasukkan ke komposter, didiamkan beberapa waktu, dan nanti turun sendiri. Hasilnya bisa bermanfaat kembali untuk lingkungan,” ujarnya, Selasa (23/09/2025).
Di dua dapur SPPG di kawasan Bandung dan Cicendo yang melayani hampir delapan ribu penerima manfaat, Diaz melihat langsung bagaimana pengelolaan sampah organik mulai diterapkan.
Menurutnya, adanya penangkap sisa makanan hingga proses pengolahan air sisa menjadi lebih bersih merupakan inisiatif cerdas yang perlu diperkuat dengan pendampingan sistematis.
Kementerian Lingkungan Hidup pun menyiapkan dukungan berupa komposter yang bisa langsung digunakan dapur SPPG. Meski distribusinya menunggu kesiapan anggaran, Diaz memastikan pihaknya siap mendampingi agar setiap dapur umum dapat memiliki perangkat pengelolaan sampah yang memadai.
Sementara itu, Wali Kota Bandung Muhammad Farhan menyoroti distribusi manfaat program gizi yang kini semakin merata. Ia menyebut, bantuan tidak hanya menyasar sekolah, tetapi juga warga di tingkat RW, termasuk ibu hamil dan menyusui.
“Distribusinya sudah mulai merata. Tinggal menunggu kelanjutan agar penerima manfaat di Kota Bandung bisa terus diperluas,” katanya.
Baca Juga:Pebalap Astra Honda Melesat Kencang Tembus 5 Besar di JuniorGP San MarinoIni Dia Angsuran KUR BRI Mikro 2025 Pinjaman Rp45 Juta, Cicilan Cuma 29 Ribu per Hari
Dari sisi kualitas, Komandan Lanud Husein Sastranegara Kolonel Nav Irman Fathurrahman memastikan makanan yang disalurkan kepada masyarakat benar-benar bersih, segar, dan layak konsumsi.
“Kami pastikan makanan ini diterima dalam keadaan baik, sehingga tidak ada lagi nilai kurang gizi bagi masyarakat,” tegasnya.
