“Kami memilih hotel sendiri, tidak memakai hotel yang disiapkan panitia. Ini bagian dari usaha kami menjaga X-factor agar tim tetap fokus,” tambahnya.
Erick juga menyoroti pembatasan jumlah suporter Indonesia yang diperbolehkan hadir di stadion. Padahal, jumlah warga Indonesia di Arab Saudi cukup besar.
“Suporter kita juga dibatasi sangat kecil, padahal kita tahu banyak warga kita di sana,” ucapnya.
Baca Juga:Persib Siap Tempur Hadapi Lion City Sailors di ACL Two, Matricardi: Kami Percaya Diri!Tak Mau Ubah Gaya, Amorim Tantang Takdir di Old Trafford
Meski dihadapkan pada berbagai tantangan, Erick menyebut ada satu keuntungan yang bisa dimanfaatkan oleh Timnas Indonesia dalam babak keempat ini.
Keuntungan tersebut adalah penghapusan akumulasi kartu kuning dari babak sebelumnya, yang memungkinkan pemain yang sebelumnya terancam absen, kini dapat bermain.
“Soal kartu kuning, yang tadinya berlanjut, ternyata diputuskan dihapus. Tapi kami juga lagi hitung, jangan-jangan ini justru lebih menguntungkan lawan,” pungkasnya.
