Mudah dengan Aplikasi Mobile JKN
Tak hanya soal pembiayaan, Lia juga terbantu dengan adanya inovasi layanan digital BPJS Kesehatan, yaitu aplikasi Mobile JKN.
Melalui aplikasi ini, ia bisa mengambil antrean secara online, memantau status kepesertaan, hingga mengecek riwayat berobat keluarganya.
“Sekarang lebih praktis. Saya bisa daftar antrean lewat HP, jadi pas sampai di puskesmas enggak perlu nunggu lama. Informasi soal iuran dan riwayat berobat juga langsung ada,” jelasnya.
Baca Juga:BPJS Kesehatan Bandung Perkuat Transformasi Digital FKRTL: Fokus pada Bridging hingga Rekam Medis ElektronikMusda VI PKS Kab. Bandung, Ketua DPD Terpilih Gaungkan PKS Ngahiji, PKS Kahiji, dan Kab. Bandung Masagi
Rasa Aman dan Harapan ke Depan
Bagi Lia, menjadi peserta JKN bukan sekadar mengurangi beban biaya kesehatan, melainkan juga memberikan rasa aman.
Ia merasa terlindungi karena yakin bahwa kapan saja keluarganya sakit, mereka tetap bisa mengakses layanan kesehatan yang layak tanpa khawatir soal biaya.
“BPJS Kesehatan sangat membantu. Saya sering bilang ke teman-teman, jangan sampai telat bayar iuran apalagi berhenti jadi peserta. Kita enggak pernah tahu kapan sakit datang,” tegas Lia.
Di akhir perbincangan, Lia menyampaikan harapannya agar BPJS Kesehatan terus meningkatkan mutu pelayanan di fasilitas kesehatan, baik dari sisi administrasi maupun kenyamanan pasien.
“Selama ini saya enggak pernah ada pengalaman buruk dengan pelayanan BPJS Kesehatan. Dengan adanya aplikasi antrean online juga lebih mudah. Semoga ke depan BPJS semakin maju dan pelayanannya lebih baik lagi, supaya masyarakat makin percaya dan nyaman,” pungkasnya.
