Pasca Gelombang Unjuk Rasa Nasional, Pemkot Cimahi Ajak Tokoh Agama dalam Deklarasi Damai

Pasca Gelombang Unjuk Rasa Nasional, Pemkot Cimahi Ajak Tokoh Agama dalam Deklarasi Damai
Wakil Wali Kota Cimahi, Adhitia Yudisthira, berjabat tangan dengan para ulama dalam Pertemuan Ulama-Umaro di Aula Gedung A Pemkot Cimahi. (Mong/Jabar Ekspres)
0 Komentar

“Demi Kota Cimahi yang lebih baik, damai, dan sejahtera, kami berdiri teguh dalam komitmen ini,” bebernya.Deklarasi tersebut disambut positif oleh para tokoh masyarakat yang hadir. Mereka menilai, langkah Pemkot Cimahi bersama para ulama dan tokoh agama merupakan strategi preventif yang sangat diperlukan untuk menjaga kondusivitas daerah, terutama menjelang pelaksanaan agenda politik di tingkat lokal maupun nasional.

Dengan adanya deklarasi damai ini, Cimahi diharapkan mampu menjadi contoh daerah yang mengedepankan dialog, kerukunan, dan kebersamaan dalam menghadapi dinamika sosial-politik.

Ke depan, lanjut Yana, pemerintah bersama seluruh elemen masyarakat berkomitmen memperkuat komunikasi dan kerjasama lintas sektor, sehingga aspirasi warga dapat terakomodasi dengan baik tanpa harus turun ke jalan dengan cara-cara yang berpotensi menimbulkan kericuhan.

Baca Juga:Gelombang Protes Meningkat, Menaker Sebut Ini 3 PR Pemerintah dan Serikat PekerjaMenko Airlangga Klaim Ketahanan Ekonomi RI Terjaga, Benarkah?

Dalam ikrarnya, Yana juga menolak segala bentuk anarkisme dan provokasi yang berpotensi merugikan serta mengganggu ketertiban dan keharmonisan masyarakat. Pihaknya menekankan komitmen bersama untuk menjaga Cimahi sebagai kota yang aman, damai, dan harmonis.

“Kota Cimahi adalah milik kita bersama, dan karena itu, mari kita jaga serta rawat dengan sepenuh hati dan kebersamaan. Demi Kota Cimahi yang lebih baik, damai, dan sejahtera, kami berdiri teguh dalam komitmen ini,” pungkas Yana.

0 Komentar