Pengmas Dosen Fakultas Keperawatan BKU di Cikawao: Edukasi Hipertensi dan Inovasi Pangan Sehat

Pengmas Dosen Fakultas Keperawatan BKU di Cikawao: Edukasi Hipertensi dan Inovasi Pangan Sehat
Pengmas Dosen Fakultas Keperawatan BKU di Cikawao: Edukasi Hipertensi dan Inovasi Pangan Sehat. (foto: Santi Puspitasari)
0 Komentar

Penjelasan mahasiswa diperkuat dengan hasil penelitian yang menunjukkan bahwa ubi mengandung serat, kalium, dan antioksidan yang bermanfaat dalam menurunkan tekanan darah serta melindungi pembuluh darah dari kerusakan.

Respon warga terhadap puding ubi ini sangat positif. Mereka tidak hanya senang mencicipi hasil olahan tersebut, tetapi juga banyak yang meminta resep untuk dipraktikkan sendiri di rumah.

Hal ini menunjukkan bahwa inovasi sederhana dapat diterima masyarakat sekaligus memberi manfaat nyata dalam menjaga kesehatan.

Suasana kebersamaan dan kekeluargaan sangat terasa selama kegiatan berlangsung.

Baca Juga:Menkomdigi Sebut Fitur Live Mati Saat Demo Bukan Arahan Pemerintah, TikTok SukerelaUsai Rumahnya Dijarah Massa, Sri Mulyani Buka Suara

Warga mengikuti pemeriksaan dengan tertib, mendengarkan penyuluhan dengan penuh perhatian, dan aktif berinteraksi dalam diskusi.

Kasus dua warga dengan hipertensi berat semakin menegaskan pentingnya deteksi dini agar kondisi berisiko tinggi dapat segera ditangani sebelum menimbulkan komplikasi.

Tim dosen dan mahasiswa memberikan arahan serta motivasi agar warga yang bersangkutan segera berkonsultasi ke fasilitas kesehatan.

Seluruh rangkaian kegiatan dapat berjalan dengan lancar berkat dukungan penuh dari tim dosen Fakultas Keperawatan Bhakti Kencana University, antara lain Raden Nety Rustikayanti, M.Kep, Novianti Tsamrotul Fuadah, M.Kep, Santi Puspitasari, M.Kep, serta Dede Nur AzizM, M.Kep.

Kehadiran para dosen pembimbing memberikan arahan, supervisi, serta memastikan kegiatan berjalan sesuai dengan rencana.

Sinergi yang terjalin antara dosen, mahasiswa, dan masyarakat menjadi kunci utama keberhasilan kegiatan pengabdian masyarakat ini.

Manfaat dari kegiatan ini sangat besar, baik bagi masyarakat maupun mahasiswa.

Baca Juga:Gibran dan Driver Ojol Ngobrol Bareng di Istana Wapres, Bahas Aspirasi dan Kasus Affan KurniawanMahasiswa Universitas Bhakti Kencana Edukasi Pencegahan Diare di SDIT Matahati dengan Sabun Buatan Sendiri

Masyarakat memperoleh layanan pemeriksaan kesehatan gratis, pengetahuan yang lebih luas tentang cara mengendalikan hipertensi, serta inspirasi untuk mencoba olahan makanan sehat berbasis pangan lokal.

Sementara itu, mahasiswa memperoleh pengalaman berharga dalam berinteraksi langsung dengan masyarakat, melatih kemampuan komunikasi, dan menerapkan ilmu yang telah dipelajari di bangku kuliah dalam situasi nyata.

Kegiatan ini juga menunjukkan peran penting perguruan tinggi sebagai agen perubahan yang mampu mendukung pembangunan kesehatan masyarakat melalui pendekatan edukatif dan inovatif.

Secara keseluruhan, kegiatan pengabdian masyarakat yang dilaksanakan Bhakti Kencana University di Desa Cikawao berjalan dengan lancar, sukses, dan penuh antusiasme.

0 Komentar