Ia juga menambahkan, “Saya memahami kekecewaan masyarakat, di tengah kondisi masyarakat hari ini dan bagi saya kepentingan rakyat selalu diutamakan. Masukan dan kritik dari masyarakat akan menjadi pengingat agar saya bekerja lebih sungguh-sungguh, amanah, dan berpihak pada rakyat. Salam Hormat dari saya untuk masyarakat semua.”
Disusul pada Sabtu (30/8), Nafa kembali meminta maaf lewat video yang diunggah ke Instagram.
“Assalamualaikum warahmatullahi wabarakatuh. Salam sejahtera, selamat malam. Dengan segala kerendahan hati dan hormat yang begitu besar untuk masyarakat Indonesia, Saya, Nafa Indria Urbach, meminta maaf yang sebesar-besarnya atas setiap perkataan yang keluar dari mulut saya, yang menyakiti hati masyarakat Indonesia. Kiranya ada pintu maaf yang besar untuk saya dimaafkan. Sekali lagi, saya mohon maaf sebesar-besarnya kepada masyarakat Indonesia. Wassalamualaikum warahmatullahi wabarakatuh,” ucapnya.
Baca Juga:Apa Isi Flashdisk Ahmad Sahroni, Benarkah Berisi Data Krusial Negara?2 Cara ini Bisa Hasilkan Uang Lebih Besar Daripada Link DANA Kaget
Dan kini akun instagram tersebut sudah menghilang, bahkan dikabarkan rumah tinggalnya juga menjadi sasaran penjarahan oleh massa.
Polemik tersebut akhirnya berujung pada keputusan Partai NasDem. Pada Minggu (31/8), partai merilis surat resmi yang menonaktifkan Nafa Urbach dari jabatannya di DPR RI. Surat itu ditandatangani langsung Ketua Umum NasDem Surya Paloh, dengan alasan pernyataan Nafa dianggap menyakiti hati rakyat.
