Aksi Massa Tinggalkan Coretan, Komunitas Reborn Indonesia Bereskan Vandalisme di Cikapayang

Aksi Massa Tinggalkan Coretan, Komunitas Reborn Indonesia Bereskan Vandalisme di Cikapayang
Anggota relawan komunitas Reborn Indonesia membersihkan coretan vandalisme pasca aksi demonstrasi di bawah Fly Over Pasupati, Kota Bandung, Senin (1/9). Foto: Dimas Rachmatsyah / Jabar Ekspres
0 Komentar

JABAR EKSPRES – Sekitar dua puluh relawan dari komunitas Reborn Indonesia turun tangan mengecat ulang tembok-tembok di sekitar Taman Cikapayang, Dago, Bandung, Senin (1/9).

Pantauan Jabar Ekspres, fasilitas umum dan tembok di kawasan itu dipenuhi coretan vandalisme pascademonstrasi beberapa waktu lalu.

Menanggapi hal tersebut, divisi sosial Reborn for Humanity dari Reborn Indonesia, turunkan anggota komunitas untuk ‘bereskan’ sisa-sisa coretan sekitar tembok di pusat kota.

Baca Juga:Menkomdigi Sebut Fitur Live Mati Saat Demo Bukan Arahan Pemerintah, TikTok SukerelaLobi Bupati dan Forkopimda Berhasil, Rencana Demo di Kabupaten Bandung Batal

“Kami ingin mengembalikan keindahan kota dan menghapus bekas vandalisme,” kata pendiri Reborn for Humanity, Baba Sang Legenda, di sela kegiatan.

Dirinya menegaskan kegiatan serupa kerap mereka lakukan, bahkan rutin setiap 17 Agustus. Di lokasi, para relawan tampak membawa kuas, cat putih, dan beberapa peralatan sederhana.

Terlihat mereka menutup coretan dengan lapisan cat baru. “Ini bentuk cinta kami pada Bandung. Bandung juara, Bandung cinta damai,” tegas Baba.

Menurut dia, vandalisme yang lahir dari aksi anarkis tidak bisa dibenarkan. “Menyuarakan pendapat boleh, tapi merusak fasilitas kota itu tindakan kriminal,” katanya.

Selain di Cikapayang, Reborn Indonesia kerap melakukan aksi serupa di kawasan Gedung Merdeka, Jalan Asia Afrika, hingga Braga. Kali ini, Baba menyebut ada sejumlah figur publik seperti musisi Edy Brokoli yang akan ikut bergabung.

Pihaknya mengharapkan, situasi dan kondisi yang tentram mesti kembali terjadi di Kota Bandung. “Kami akan terus suarakan jaga Bandung, jaga indung, warga jaga warga,” kata Baba.

0 Komentar