JABAR EKSPRES – Kuliah Kerja Nyata atau yang sering disingkat KKN menjadi salah satu pengalaman penting dalam perjalanan akademik mahasiswa. Tidak hanya sekadar memenuhi kewajiban kurikulum, KKN juga menjadi sarana untuk mengasah kepekaan sosial, menguji kemampuan problem solving, serta melatih keterampilan berkomunikasi dengan masyarakat secara langsung.
Hal inilah yang tercermin dari kegiatan Mahasiswa Universitas Bhakti Kencana (UBK) Kelompok 13 yang berhasil menjalankan program Kuliah Kerja Nyata (KKN) Tematik 2025 di Desa Mekarwangi, Kecamatan Ibun, Kabupaten Bandung.
Kegiatan ini berfokus pada edukasi pemanfaatan obat herbal anti-hipertensi serta pembuatan pestisida nabati, yang disambut hangat oleh masyarakat setempat.
Baca Juga:IZI Raih Penghargaan Ke-4 di BAZNAS Awards 2025, Kukuhkan Peran dalam Pengentasan KemiskinanPertumbuhan Zakat di Jawa Barat Meningkat 25%, Nana Sudiana: Tekankan Pentingnya Optimalisasi ZIS
Program edukasi dikemas dengan penyuluhan dan praktik langsung, sehingga manfaatnya bisa dirasakan secara nyata. Untuk mengukur efektivitas kegiatan, tim KKN melakukan pre-test dan post-test kepada peserta. Dari total 52 responden yang berasal dari RW 3, RW 4, dan RW 12, dengan rentang usia 25 hingga 90 tahun, hasilnya menunjukkan peningkatan pengetahuan yang signifikan.
Jika dilihat lebih rinci, pemahaman tentang hipertensi dan herbal (soal Q1–Q5) meningkat dari rata-rata 2–3 jawaban benar menjadi hampir sempurna, yakni 5 jawaban benar. Sementara itu, pengetahuan tentang pestisida nabati (soal Q6–Q10) melonjak dari rata-rata 2 jawaban benar menjadi 4–5 jawaban benar.
Keberhasilan ini juga didukung oleh penggunaan leaflet dan poster bergambar yang memudahkan masyarakat memahami sekaligus mengingat materi. Dengan media visual tersebut, warga semakin percaya diri untuk mengolah sendiri bahan-bahan alami di rumah mereka.
Bukan hanya sekadar teori, praktik membuat ramuan herbal juga memberi pengalaman berkesan bagi warga.
“Rasanya bisa dinikmati, karena adanya edukasi dan demonstrasi obat herbal ini kami jadi bisa mengolah bahan alam sekitar dengan baik,” ucap Bapak Kadus salah satu warga sekitar.
Program KKN Tematik 2025 di Desa Mekarwangi membuktikan bahwa kegiatan pengabdian mahasiswa tidak sekadar formalitas. Melalui edukasi herbal anti-hipertensi dan pestisida nabati, mahasiswa UBK berhasil menghadirkan solusi sederhana namun bermanfaat langsung bagi masyarakat. (*)
