JABAR EKSPRES – Real Betis terus mendorong terwujudnya kesepakatan untuk merekrut winger asal Brasil, Antony, dari Manchester United menjelang penutupan bursa transfer musim panas 2025.
Klub asal Andalusia itu disebut tengah menjajaki berbagai skema pembiayaan, termasuk opsi pembayaran berbasis performa, untuk mengatasi kendala finansial mereka.
Mengutip laporan Sky Sports News, Betis aktif menyusun struktur kesepakatan yang fleksibel, salah satunya dengan model insentif bergantung pada kontribusi sang pemain di lapangan.
Baca Juga:Franco Mastantuono Bikin Geger, Real Madrid Dituding Akali Aturan La Liga!Pemprov Jateng Bakal Naikkan Anggaran Insentif Guru Agama Menjadi Rp300 Miliar
Langkah ini ditempuh sebagai alternatif dari kesepakatan langsung, mengingat harga Antony masih tergolong tinggi, terlebih bagi klub dengan anggaran terbatas seperti Betis.
Manchester United sendiri dikabarkan lebih condong melepas Antony secara permanen ketimbang kembali meminjamkannya, seiring rencana pelatih Ruben Amorim merombak skuad.
Namun, dengan waktu yang tersisa hanya sekitar dua pekan sebelum jendela transfer ditutup, peluang kesepakatan pinjaman jangka pendek masih terbuka lebar.
Hal ini juga diperkuat oleh keinginan pribadi Antony yang disebut-sebut tertarik kembali ke Betis, setelah menjalani masa pinjaman yang cukup positif di paruh kedua musim lalu.
Di periode peminjaman sebelumnya, Antony mengenakan nomor punggung 7 di Betis. Menariknya, nomor tersebut belum digunakan musim ini dan berpotensi kembali menjadi milik sang winger.
Antony pertama kali bergabung dengan Manchester United pada Agustus 2022 setelah didatangkan dari Ajax Amsterdam dengan nilai transfer fantastis senilai 86 juta poundsterling.
Rekrutan termahal era Erik ten Hag itu sempat diharapkan menjadi sosok sentral di sisi kanan serangan Setan Merah, namun kenyataannya performanya tak sejalan dengan ekspektasi.
Baca Juga:BREAKING NEWS: Wamenaker Immanuel Ebenezer Kena OTT KPKSatu Orang Tewas Usai Bentrok Antarwarga di Jasinga Bogor, Pelaku Ditangkap!
Dalam dua musim membela United, Antony mencatat delapan gol dari 82 penampilan di semua kompetisi—a angka yang cukup mengecewakan untuk pemain sekelasnya.
Konsistensi jadi masalah utama Antony di Premier League, terlebih musim lalu ia sempat dilanda cedera dan kesulitan mendapatkan kembali ritme permainannya.
Namun, masa peminjamannya ke Real Betis membawa angin segar. Ia tampil lebih percaya diri, bermain bebas, dan mulai menunjukkan kualitas terbaiknya kembali.
Itulah yang membuat Betis sangat ingin mempertahankan Antony, meski harus mencari cara kreatif untuk memenuhi persyaratan finansial Manchester United.
