JABAR EKSPRES – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bandung bersama Kadin (Kamar Dagang dan Industri) meresmikan Dapur Makan Bergizi Gratis (MBG) dan Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) di Desa Sukapura, Kecamatan Dayeuhkolot, sebagai upaya tingkatkan pemenuhan gizi masyarakat, Selasa (18/8/2025).
Fasilitas ini merupakan binaan Kadin Kabupaten Bandung yang akan mendistribusikan makanan bergizi ke sekolah-sekolah dari tingkat TK hingga SMA.
Wakil Bupati Bandung, Ali Syakieb optimis kehadiran dapur MBG akan membantu meningkatkan kesehatan masyarakat, khususnya anak-anak dan ibu hamil.
Baca Juga:Polresta Bandung Siap Operasikan SPPG, Layani 3.503 Anak Sekolah di SoreangDukung Gizi Anak Sekolah, Dapur SPPG Siap Beroperasi di Kabupaten Bandung!
Program ini, kata dia, menjadi bukti nyata kolaborasi pemerintah dengan dunia usaha dalam upaya menekan masalah gizi di Kabupaten Bandung.
“Alhamdulillah, tadi kita baru saja meresmikan salah satu dapur MBG di Kecamatan Dayeuhkolot. Fasilitasnya luar biasa dan dapur ini dimiliki oleh Kadin. Insyaallah ke depannya Pemkab Bandung akan terus berkomunikasi untuk menjadi mitra strategis, mengembangkan, dan juga memaksimalkan energi ini,” ujar Ali.
Ali menyebutkan, saat ini Kabupaten Bandung memiliki 361 titik dapur MBG. Dari total tersebut, sebanyak 44 dapur sudah berjalan, sementara sisanya tengah dipersiapkan agar segera beroperasi.
Menurutnya, jumlah dapur itu ditargetkan dapat memberikan manfaat bagi hampir 1,2 juta masyarakat.
“Program ini menyasar anak-anak sekolah, ibu hamil, dan warga lainnya yang membutuhkan. Kita ingin memastikan kebutuhan gizi masyarakat Kabupaten Bandung bisa terpenuhi dengan baik,” jelasnya.
Sementara itu, Ketua Kadin Kabupaten Bandung, Bonny Anggara, menambahkan peresmian dapur MBG kali ini langsung dibarengi dengan pendistribusian makanan bergizi ke sekolah-sekolah.
“Awalnya kita siapkan 500 porsi, dan mudah-mudahan dalam tiga minggu ke depan bisa mencapai angka 4.000 porsi. Pembagian dilakukan di dua desa, yakni Sukapura dan Citerep,” katanya.
Baca Juga:Pastikan Gizi Anak Terpenuhi, Bupati Bandung: Siapkan 361 Titik SPPGOptimalkan Fasilitas Publik, Pemkab Bandung Siapkan 3 Lokasi SPPG untuk Dukung Program MBG
Bonny mengungkapkan, sebanyak 17 sekolah mulai dari TK hingga SMA menjadi penerima manfaat pada tahap awal ini. Ia menegaskan bahwa program MBG tidak hanya berfokus pada penyediaan makanan, tetapi juga memberi peluang kerja bagi masyarakat.
“Satu dapur bisa menyerap maksimal 50 tenaga kerja. Ada staf ahli gizi, akunting, kepala SPPG, hingga tenaga dapur. Jadi kalau tujuh dapur binaan Kadin sudah berjalan penuh, bisa menyerap ratusan tenaga kerja,” jelas Bonny.
