JABAR EKSPRES – Setelah kemarin publik dihebohkan dengan kabar kolaps totalnya aplikasi Risetcar, hari ini gelombang suara korban semakin membesar. Di berbagai grup media sosial, forum, dan platform diskusi, para pengguna mulai membongkar kerugian yang mereka alami, bahkan sebagian mencoba langkah penyelamatan dana sebelum benar-benar hilang.
1. Suasana Terkini di Grup Korban
Sejak kemarin malam, mayoritas grup WhatsApp dan Telegram Risetcar sudah dibatasi hanya untuk admin. Anggota tidak bisa lagi mengirim pesan atau bertanya. Beberapa grup bahkan tiba-tiba dibubarkan oleh admin tanpa pemberitahuan.
Berdasarkan pantauan di beberapa forum, banyak korban mulai membuat grup baru secara independen untuk mengkoordinasikan laporan ke pihak berwenang.
2. Testimoni Korban
Baca Juga:Aplikasi Risetcar Sudah Scam, Ini Cara Selamatkan Uang AndaAplikasi Robotaxi Scam? Ini Bukti Modus Penipuan Berkedok Aplikasi Investasi
Salah satu korban berinisial S mengaku kehilangan Rp7 juta setelah percaya pada janji keuntungan besar. Awalnya ia sempat menerima pencairan dana kecil-kecilan, namun sejak awal Agustus semua penarikan berstatus “pending” hingga akhirnya gagal.
- “Awalnya lancar, malah dapat bonus kalau ajak teman. Begitu saya sudah setor banyak, langsung dibatasi penarikan,” ujarnya.
Korban lain mengaku sudah mengajak keluarganya ikut, dan kini semua saldo mereka lenyap. Hal ini membuat banyak hubungan antaranggota keluarga menjadi tegang.
3. Pola yang Terulang
- Kasus ini memiliki pola yang sangat mirip dengan skema Ponzi atau money game:
- Fase awal penarikan lancar untuk membangun kepercayaan.
- Promosi gencar dengan iming-iming bonus besar bagi perekrut anggota baru.
- Penarikan mulai dipersulit, disertai alasan seperti “maintenance” atau “validasi akun”.
- Platform tiba-tiba berhenti beroperasi, admin menghilang, dan saldo korban hilang.
4. Langkah Penyelamatan Dana
Bagi yang baru saja menjadi korban, ada beberapa hal yang bisa dilakukan:
- Segera simpan bukti: screenshot saldo, riwayat transaksi, bukti transfer, dan percakapan dengan admin.
- Laporkan ke OJK melalui nomor 157 atau email: mailto:konsumen@ojk.go.id.
- Buat laporan polisi, terutama ke unit cyber crime, dengan membawa seluruh bukti.
- Jika mengunduh dari Google Play Store, laporkan agar aplikasi segera diturunkan.
5. Pelajaran Penting
Kasus Risetcar menjadi peringatan bahwa setiap penawaran investasi dengan iming-iming keuntungan besar, cepat, dan tanpa risiko patut dicurigai. Legalitas selalu menjadi poin penting jika tidak terdaftar di OJK atau lembaga resmi, sebaiknya dihindari.
