JABAR EKSPRES – Bupati Bogor, Rudy Susmanto, mencanangkan program gerakan menanam pohon serentak di seluruh kantor perangkat daerah dan Badan Usaha Milik Daerah (BUMD) se-Kabupaten Bogor.
Dalam program ini, setiap Aparatur Sipil Negara (ASN) dan pegawai BUMD diwajibkan menanam satu pohon. Selain penanaman pohon, mereka juga diminta membuat lubang biopori sebagai bagian dari upaya konservasi lingkungan.
“Penanaman pohon ini dimulai hari ini oleh seluruh ASN dan pegawai BUMD. “Kita semua bergotong royong menyumbangkan pohon jadi tidak menggunakan APBD. Ini juga sebagai ibadah, karena satu pohon bisa mewariskan manfaat yang luar biasa untuk generasi yang akan dating,”ujarnya di Pendopo Bupati, Cibinong, Jumat (15/8).
Baca Juga:Atletico Madrid Incar Nico Gonzalez, Proyek Baru di Ujung Bursa TransferDrama Transfer Alexander Isak, Ketegangan Jelang Musim Baru Newcastle United
Rudy menegaskan, sekitar 25 ribu ASN di Kabupaten Bogor diwajibkan menanam satu pohon di lingkungan kantornya masing-masing.
Jika lahan kantor sudah tidak memungkinkan, pohon tersebut dapat diserahkan ke Bappedalitbang untuk didistribusikan secara merata ke lokasi yang masih membutuhkan penghijauan.
Menurut Rudy, gerakan ini sejalan dengan program penataan dan pengembangan hutan kota di Kabupaten Bogor. Untuk merealisasikannya, diperlukan partisipasi aktif dari ASN dan pegawai BUMD dalam menghijaukan lingkungan secara mandiri.
“Sehingga ketika kita punya konsep membuat hutan kota, lingkungan sekitar kita harus dihijaukan dulu. Untuk di perkotaan saya minta ditanam tanaman buah,” kata dia.
Ia juga menambahkan, gerakan ini bukan hanya berdampak pada lingkungan, tetapi juga membawa manfaat dari sisi ekonomi dan ketahanan pangan bagi masyarakat.
Lebih lanjut, Rudy menginstruksikan agar seluruh perangkat daerah di Kabupaten Bogor memiliki fasilitas pengelolaan sampah mandiri, dimulai dari kantor dinas, kecamatan, dan secara bertahap diterapkan ke sekolah-sekolah, desa, dan kelurahan.
“Sehingga sebelum kami mengeluarkan kebijakan untuk masyarakat umum terkait penanganan persoalan sampah, kita sendiri selaku pemerintah daerah memberikan contoh, dengan melakukannya terlebih dahulu,” pungkasnya.
