· Pompa power steering yang rentan bocor.
· Seal gasket mesin yang sering bocor.
· Gasket VTEC yang mudah rembes oli.
· Kepala radiator yang rawan retak atau pecah.
· Suspensi yang keras dan cepat menimbulkan bunyi jika sering melewati jalan rusak.
Masalah lain yang lebih mengkhawatirkan terdapat pada komponen sensor, khususnya sensor TDC yang sering bermasalah. Gejalanya adalah mesin dapat mati mendadak tanpa sebab dan baru bisa menyala kembali setelah didiamkan beberapa saat.
Meskipun unit yang masih dalam kondisi prima bisa memberikan kenyamanan yang layak, mencari Honda Stream 2002 dengan kondisi benar-benar sehat saat ini sangat sulit. Usianya yang sudah tergolong tua membuat risiko perawatan dan perbaikan menjadi tinggi. Oleh karena itu, bagi pembeli mobil pertama atau yang mengutamakan keandalan, model ini sebaiknya dihindari.
Baca Juga:Pesan di Balik Bendera One Piece di Indonesia Jelang Perayaan HUT RI ke-80Bocoran Lengkap Infinix Hot 60 Pro Plus, Usung Desain Super Tipis dan Layar AMOLED 144 Hz
5. Honda CR-V Generasi Kedua (RD4)
Honda CR-V generasi kedua dengan kode bodi RD4 pertama kali diluncurkan pada tahun 2002 dan berhenti diproduksi pada 2006. SUV berukuran menengah ini hadir dalam dua pilihan mesin, yakni 2.0 L dan 2.4 L, serta dua pilihan transmisi, manual 5-percepatan dan otomatis 4-percepatan. Menariknya, khusus untuk pasar Indonesia, Honda menawarkan CR-V RD4 dengan konfigurasi kursi tujuh penumpang.
Sebagai mobil yang sejak awal dikenal berada di segmen mewah, CR-V tentu memerlukan perawatan dengan biaya yang juga “mewah”. Salah satu contoh adalah konsumsi bahan bakar yang terbilang boros. Rata-rata penggunaan di dalam kota hanya berkisar 5–7 km/liter, sementara di luar kota hanya sekitar 9 km/liter. Konsumsi ini tergolong tinggi untuk perjalanan jarak jauh, yang seharusnya lebih efisien.
Penyebab utama borosnya bahan bakar adalah karakter mesin yang cenderung beroperasi pada putaran (RPM) tinggi. Selain itu, bagian kaki-kaki CR-V RD4 juga kerap bermasalah dan memerlukan biaya perbaikan yang tidak sedikit.
Hal menarik lainnya, varian transmisi manual CR-V RD4 saat ini justru memiliki harga lebih tinggi dibandingkan versi otomatis. Alasannya sederhana, perawatan transmisi manual lebih mudah dan murah, sedangkan peremajaan transmisi otomatis pada mobil berumur seperti ini berpotensi memakan biaya besar.
