Mahendra meyakini bahwa ke depan pasar modal Indonesia akan semakin strategis dalam mendukung agenda dan prioritas pembangunan nasional, khususnya yang berkaitan dengan Asta Cita 2025-2029.
Agenda ini menekankan penciptaan lapangan kerja berkualitas, transformasi ekonomi yang inklusif dan berkelanjutan, serta penguatan sistem keuangan yang tangguh, efisien, dan berdaya saing global.
Mahendra pun mengajak seluruh pihak agar momentum HUT ke-48 Pasar Modal Indonesia menjadi penggerak dalam menjaga integritas dan memberikan kontribusi nyata bagi pembangunan perekonomian nasional.
