Jangan Terprovokasi! Ancaman Pidana bagi Pengibar Bendera One Piece

Jangan Terprovokasi! Ancaman Pidana bagi Pengibar Bendera One Piece
Jangan Terprovokasi! Ancaman Pidana bagi Pengibar Bendera One Piece
0 Komentar

Menteri Kebudayaan, Fadli Zon, juga turut angkat bicara. Ia mengimbau masyarakat agar lebih bijak dalam memilih atribut untuk merayakan kemerdekaan. “Momentum HUT RI adalah saatnya kita menonjolkan simbol-simbol kenegaraan. Fokuslah pada Merah Putih. Jangan sampai ada persepsi yang salah dan malah memunculkan konflik,” ujar Fadli.

Ketua Umum Laskar Merah Putih (LMP), HM. Arsyad Cannu, bahkan dengan tegas melarang keras pengibaran bendera fiksi di seluruh wilayah Indonesia. Menurutnya, bendera Merah Putih bukan sekadar selembar kain, tapi merupakan identitas filosofis dan yuridis bangsa yang harus dijunjung tinggi.

Sosiolog dari Universitas Parahyangan, Garlika Martanegara, menyoroti fenomena ini sebagai bukti menurunnya literasi digital dan nasionalisme generasi muda. “Anak muda saat ini mudah terjebak dalam tren viral tanpa memahami konsekuensinya. Mereka menganggapnya lucu, padahal ini merusak nilai-nilai kebangsaan,” ujarnya.

Baca Juga:Bantuan Insentif Guru Non ASN Cair Hari Ini, Ini KetentuannyaDisebut Berikan Arahan dalam Kasus PT BDS, Ini Penjelasan Kepala Inspektorat Kabupaten Bandung 

Seluruh tokoh yang angkat bicara sepakat bahwa dalam perayaan Hari Kemerdekaan, hanya satu bendera yang pantas berkibar: Merah Putih. Simbol ini bukan hanya merepresentasikan negara, tetapi juga perjuangan dan pengorbanan para pahlawan bangsa. Mengibarkan simbol lain, apalagi dalam posisi yang merendahkan Merah Putih, bukan sekadar tidak pantas namun juga bisa berujung pidana.

Masyarakat diimbau untuk bijak dan tidak terbawa arus tren media sosial yang bisa menjerumuskan ke ranah hukum. Hormatilah simbol negara, karena kemerdekaan yang kita nikmati hari ini adalah hasil dari perjuangan panjang yang tidak boleh dinodai.

0 Komentar