JABAR EKSPRES – Menjelang Hari Kemerdekaan Republik Indonesia ke-80, suasana nasionalisme justru diwarnai fenomena yang bikin geger bendera One Piece berkibar di berbagai penjuru negeri, berdampingan—atau bahkan menggantikan bendera Merah Putih.
Bukan sekadar gimmick penggemar anime. Bendera hitam dengan lambang tengkorak itu menjadi simbol diam-diam perlawanan rakyat terhadap sistem yang dianggap kian menindas. Di tengah euforia 17 Agustus, pengibaran bendera bajak laut ini malah menyuarakan keputusasaan dan kemarahan banyak warga terhadap kondisi negeri yang katanya “sudah merdeka.”
Bendera One Piece bukan cuma representasi dunia fiksi. Dalam cerita aslinya, itu adalah simbol perjuangan kru bajak laut Topi Jerami yang melawan kekuasaan korup dan penindasan terhadap kaum lemah. Kini, bendera itu dijadikan lambang “perjuangan rakyat kecil” di dunia nyata—di Indonesia.
Baca Juga:Kenaikan Tajam Kasus HIV 2025 Bikin Indonesia Masuk Zona Merah Darurat Kesehatan NasionalViral Nomor 1500877 Bahaya! Ini Penjelasan Lengkapnya
Lewat media sosial, rakyat bersuara. “Kibarkan bendera setengah tiang seluruh Indonesia. Karena telah gugur keadilan di negeri ini,” tulis salah satu akun TikTok yang viral.
Warganet lainnya menyebut nasionalisme rakyat makin terkikis, bukan karena mereka tak cinta Indonesia, tapi karena “rasa cinta itu diinjak-injak oleh kebijakan pemerintah yang semakin tidak pro rakyat.”
Di tengah memuncaknya kontroversi ini, Presiden terpilih Prabowo Subianto akhirnya buka suara. Dalam pidatonya menjelang Hari Kemerdekaan, ia menyerukan kembali semangat nasionalisme:
“Kita adalah bangsa besar. Mari kibarkan Merah Putih sebagai simbol harga diri dan kehormatan kita sebagai rakyat Indonesia.”
Namun, ia tak secara langsung menanggapi soal maraknya pengibaran bendera One Piece. Hanya saja, dalam potongan wawancara terbatas, Prabowo sempat mengatakan bahwa ekspresi masyarakat harus tetap menghormati simbol negara dan tidak melanggar aturan.
Sayangnya, banyak warganet merasa pernyataan tersebut terlalu normatif dan tidak menyentuh akar masalah: kenapa rakyat sampai harus mencari simbol alternatif untuk menyuarakan ketidakpuasan mereka?
Bagi sebagian masyarakat, pengibaran bendera One Piece bukan berarti anti-nasionalisme. Justru sebaliknyamereka merasa Merah Putih sudah tidak mewakili mereka lagi. Mereka lelah dengan janji, muak dengan pajak-pajak yang mencekik, curiga dengan isu penjualan data, dan kecewa dengan pemimpin yang makin jauh dari kehidupan rakyat.
