Perkuat Sinergi, BPJS Kesehatan Cabang Soreang Gelar Badan Usaha Gathering

BPJS Kesehatan
BPJS Kesehatan Cabang Soreang menyelenggarakan kegiatan Badan Usaha Gathering yang bertujuan meningkatkan pemahaman terhadap kewajiban dan peran strategis Badan Usaha dalam menyukseskan Program Jaminan Kesehatan Nasional (JKN).
0 Komentar

Capaian Cakupan dan Kepatuhan

Hingga Juli 2025, cakupan kepesertaan JKN di wilayah kerja BPJS Kesehatan Cabang Soreang telah mencapai 96,58% atau sebanyak 3.708.341 jiwa dari total penduduk semester II tahun 2024 sejumlah 3.839.721 jiwa. Namun demikian, tingkat keaktifan peserta masih berada di angka 65,65%, yang menjadi tantangan bersama untuk terus ditingkatkan.

Kontribusi dari 2.437 badan usaha aktif sangat signifikan, dengan total peserta yang terdaftar melalui badan usaha sebanyak 1.071.089 jiwa. Sepanjang Januari hingga Juni 2025, kegiatan BPJS Keliling telah menjangkau 97 titik layanan di berbagai lokasi seperti puskesmas, desa/kelurahan, kecamatan, dan lingkungan badan usaha.

Dalam upaya meningkatkan kepatuhan iuran, telah dilakukan pemeriksaan terhadap 257 badan usaha dengan total tunggakan yang berhasil ditagih dan dibayarkan mencapai Rp1.379.942.026.

Kerja Sama dan Pemanfaatan Layanan Kesehatan

Baca Juga:Alami Kecelakaan Kerja PMI di Korsel Meninggal, Pemerintah Beri Santunan Jaminan Sosial KetenagakerjaanPeduli Lingkungan, Coklat Kita Silatusantren Ajak Pesantren Olah Sampah Lebih Bemanfaat

Hingga 24 Juli 2025, BPJS Kesehatan Cabang Soreang telah bekerja sama dengan 192 Fasilitas Kesehatan Tingkat Pertama (FKTP) dan 17 Fasilitas Kesehatan Rujukan Tingkat Lanjutan (FKRTL).

Pemanfaatan layanan kesehatan di FKRTL pada tahun 2025 tercatat sebanyak 477.344 kasus, menurun dibandingkan tahun 2024 yang mencapai 1.528.686 kasus, sebagai indikasi meningkatnya efektivitas layanan promotif dan preventif serta penguatan layanan primer.

Melalui kegiatan ini, BPJS Kesehatan Cabang Soreang berharap seluruh badan usaha semakin aktif berperan dalam mendukung Program JKN, baik dari sisi kepatuhan, kontribusi sosial, maupun membangun budaya hidup sehat di lingkungan kerja. (*)

0 Komentar