“Kalau masyarakat bisa berubah pola makan dan pola pikirnya, mungkin rasi bisa jadi alternatif. Tapi jujur, Abah tidak bisa sediakan stok banyak karena terhalang tata ruang,” ungkapnya.
Saat ini, total lahan singkong yang masih bisa dimanfaatkan sekitar 60 hektare, yang dibagi dalam tiga tahap tanam.
“Berarti 20 hektare per tahap,” tambahnya.
Meski begitu, Abah optimistis konsep pangan alternatif bisa diterapkan di wilayah lain.
Baca Juga:Sindikat Perdagangan Bayi Internasional Terbongkar di Bandung, Polda Jabar Buru 2 Otak BesarMasuk Sekolah Lebih Pagi, Orang Tua dan Siswa di KBB Harus Adaptasi
“Silakan ambil ilmunya dari Cireundeu. Bisa kok diterapkan di tempat lain. Jangan tunggu krisis dulu baru sadar kita tidak harus selalu makan beras,” pungkasnya. (Mong)
