Hari ini kami ingin mengajak kamu merenung dan memahami:
Apa yang sebenarnya membuat kelas menengah terus-menerus jadi “sapi perah”?
Kenapa kita seolah diberi cukup, tetapi tak pernah benar-benar merasa cukup?
Siapa yang sebenarnya diuntungkan? Dan bagaimana kita bisa keluar dari lingkaran ini?
Karena ketika kamu mulai memahami cara kerja sistem ini, kamu bisa mulai mengambil langkah. Bukan untuk langsung menjadi miliarder, Kami tidak sedang menjual mimpi seperti motivator palsu, tapi supaya kamu bisa lebih sadar, lebih berdaya, dan tidak lagi mudah dimanfaatkan.
Baca Juga:7 Jenis Konfigurasi Mesin Sepeda Motor dan Karakteristiknya, Bukan Hanya 1 SilinderJangan Anggap Remeh! Ini Dampak Fatal Jika Telat Ganti Oli Mesin
Yang paling membuat kami lelah dari menjadi bagian dari kelas menengah bukan sekadar soal penghasilan yang stagnan, atau harga kebutuhan yang makin mahal. Tapi perasaan lelah mental yang terus menerus. Kami sering merasa seperti sedang berlari di treadmill, berlari sekencang-kencangnya, keringat menetes, tapi tetap di titik yang sama.
Dan sialnya, orang-orang di sekitar hanya bilang, “Kerja lebih keras dong, biar bisa naik kelas.”
Padahal mereka tidak tahu seperti apa rasanya lelah yang kita hadapi.
Kami masih ingat, beberapa bulan lalu kami duduk di sebuah kafe, di pojok ruangan sambil mengetik pekerjaan. Sekeliling kami penuh dengan orang-orang yang tampak sibuk: ada yang rapat sambil buka laptop, ada yang datang dengan pakaian santai tapi membicarakan bisnis miliaran rupiah.
Tapi anehnya, di tengah suasana itu, Kami justru merasa seperti penipu.
Di balik meja kayu estetik dan latte art yang cantik, Kami mulai gelisah: setelah ini Kami harus bayar cicilan, tabungan Kami hampir habis, dan gaji bulan depan pun sudah Kami bayangkan akan langsung ludes untuk kebutuhan rutin.
Pernahkah kamu merasa seolah sedang berpura-pura sukses?
Tersenyum di depan orang, padahal dalam hati kamu sedang cemas, takut, dan khawatir dianggap gagal?
Baca Juga:Top 10 Aplikasi iPhone 2025 yang Bikin Hidup Lebih Praktis dan Estetik10 Game Car Racing Android Offline Terbaik 2025, Grafisnya Keren Gila!
Itulah beban kelas menengah. Beban yang lebih banyak tinggal di kepala.
Kita bekerja keras agar terlihat berhasil, agar bisa tampil meyakinkan di media sosial, agar tidak malu saat reuni, agar orang mengira kita sudah “settle”.
