Cimahi Bangun Rumah Singgah Pertama untuk Kelompok Rentan, Rampung Oktober 2025

Pembangunan Rumah Singgah Pertama di Kota Cimahi (Mong)
Pembangunan Rumah Singgah Pertama di Kota Cimahi (Mong)
0 Komentar

Mereka yang dirawat akan mendapatkan layanan maksimal tujuh hari. Namun, jika belum ditemukan pihak keluarga atau solusi lainnya, masa tinggal dapat diperpanjang.

“Karena Rumah Singgah ini hanya tempat persinggahan sementara saja, bukan seperti panti,” tegasnya.

Terkait masih maraknya anak-anak terlantar di jalanan Kota Cimahi, Supijan menegaskan bahwa langkah pertama yang dilakukan adalah asesmen mendalam.

Baca Juga:Heboh! Tertangkap Basah Lakukan Asusila di Sekeloa Bandung, Pelaku Diduga ODGJMasuk Sekolah Jam 06.30, SDN Cibeureum Mandiri 1 Siap Disiplin Sejak Dini

“Kalau yang sudah jelas alamat asal atau keluarganya, akan dilakukan pemulangan atau reunifikasi keluarga,” tambahnya.

Dinas Sosial juga telah menyiapkan program khusus bernama Sekolah Jumat bagi anak jalanan, yang digelar setiap hari Jumat. Sementara untuk ODGJ dan lansia, akan diberikan layanan perawatan dasar serta penanganan sesuai kebutuhan mereka.

Supijan juga memastikan bahwa Rumah Singgah ini akan menjadi fasilitas yang layak dan manusiawi.

“Di rumah singgah akan mendapatkan pelayanan dasar seperti sandang, pangan, tempat tinggal sementara, perawatan kesehatan, fasilitasi administrasi kependudukan, dan akses ke lembaga lain,” tutup Supijan. (Mong)

0 Komentar