India dan China Tolak Ancaman Sanksi NATO Terkait Perdagangan dengan Rusia

India dan China Tolak Ancaman Sanksi NATO Terkait Perdagangan dengan Rusia
Para pemimpin dunia yang terdiri dari Menteri Luar Negeri Rusia Sergey Lavrov, Presiden Uni Emirat Arab Sheikh Mohamed bin Zayed al-Nahyan, Presiden Indonesia Prabowo Subianto, Presiden Afrika Selatan Cyril Ramaphosa, Presiden Brasil Luiz Inacio Lula da Silva, Perdana Menteri India Narendra Modi, Perdana Menteri China Li Qiang, Perdana Menteri Ethiopia Abiy Ahmed, Perdana Menteri Mesir Mostafa Madbouly, serta Menteri Luar Negeri Iran Abbas Araghchi berpose bersama dalam acara Konferensi Tingkat Tinggi (KTT) BRICS yang berlangsung di Rio de Janeiro, Brasil, pada Minggu (6/7/2025). (SUMBER FOTO: ANTARA FOTO/HO/Biro Pers-Muchlis Jr/wpa/foc.)
0 Komentar

“China menentang sanksi sepihak dan yurisdiksi jangka panjang. Perang tarif tidak memiliki pemenang (dan) paksaan serta tekanan tidak akan menghasilkan apa-apa,” tegas Lin Jian.

Penolakan dari India dan China mencerminkan sikap tegas negara-negara besar di Asia terhadap tekanan geopolitik dari Barat. Keduanya menekankan pentingnya kepentingan nasional dan solusi damai dalam menghadapi konflik global, khususnya perang Rusia-Ukraina.

0 Komentar