Dalam beberapa laga di level junior, Bugarin menunjukkan kecerdasan membaca permainan dan kemampuan memimpin lini serang. Ia kerap menjadi pembeda dan mendapat perhatian khusus dari tim pelatih akademi.
Langkah pengembangan pun sudah disiapkan. Bugarin akan dipromosikan ke level Juvenil agar mendapat tantangan lebih tinggi dan membiasakan diri dengan atmosfer kompetisi yang lebih keras.
Pelatih-pelatih akademi menyebut Bugarin sebagai salah satu prospek terbaik dalam angkatan mudanya. Mereka percaya, dengan pendampingan yang tepat, pemain ini bisa menembus tim utama dalam beberapa tahun ke depan.
Baca Juga:PSSI Desak Operator Liga Izinkan Hanya 7 Pemain Asing di LapanganStigma Terhadap Kesehatan Mental: Mengapa Banyak Orang Masih Takut ke Psikolog?
Real Madrid tampaknya tidak ingin terjebak pada ketergantungan pemain bintang dari luar. Membangun dari dalam menjadi jalan yang lebih stabil dan sesuai dengan sejarah sukses mereka di masa lalu.
Walau kekaguman terhadap Palmer tetap ada, Madrid menyadari bahwa mencetak bintang sendiri selalu membawa kepuasan tersendiri. Dan siapa tahu, Bryan Bugarin bisa menjadi bintang masa depan yang lahir dari tanah mereka sendiri.
Dengan jalur yang tertata dan pembinaan yang konsisten, Madrid seolah mengirim pesan: jika Palmer tak bisa dibeli, maka kami akan menciptakan Palmer kami sendiri
