Wakil Wali Kota Bandung Erwin Dorong Pengembangan Kendaraan Listrik, Targetkan Kota Ramah Lingkungan

Ilustrasi: Mobil hybrid berada di Stasiun Pengisian Kendaraan Listrik Umum di Jalan Martadinata, Kota Bandung, Selasa (15/7). Foto: Dimas Rachmatsyah / Jabar Ekspres
Ilustrasi: Mobil hybrid berada di Stasiun Pengisian Kendaraan Listrik Umum di Jalan Martadinata, Kota Bandung, Selasa (15/7). Foto: Dimas Rachmatsyah / Jabar Ekspres
0 Komentar

JABAR EKSPRES  – Pemerintah Kota Bandung terus mendorong pengembangan kendaraan listrik sebagai bagian dari komitmen menuju kota ramah lingkungan dan rendah emisi.

Hal ini disampaikan langsung oleh Wakil Wali Kota Bandung, Erwin, dalam acara Stadium Generale yang digelar di Universitas Islam Nusantara (Uninus), Kota Bandung, Selasa (15/7).

Menurut Erwin, pengembangan kendaraan listrik tidak hanya bertujuan mengurangi kemacetan, tetapi juga sebagai langkah nyata menekan tingkat polusi di Kota Bandung yang selama ini menjadi salah satu masalah utama wilayah perkotaan.

Baca Juga:Ciamis Pelajari Sistem Pengelolaan PMI Indramayu untuk Perkuat Perlindungan Tenaga Kerja MigranMeluruskan Miskonsepsi Sesajen Warisan Leluhur, Ini Makna Sesungguhnya Sesajen Menurut Penghayat Kepercayaan

“Tentunya, selain untuk menekan polusi di Kota Bandung, listrik ini juga sudah menjadi bahan bakar kantor, bahan bakar yang ramah lingkungan. Jadi kami mendorong,” ujar Erwin kepada awak media.

Erwin juga mengapresiasi peran dunia akademik dalam mendukung inovasi energi bersih.

Dalam kegiatan tersebut, ia secara khusus memuji hadirnya mobil listrik karya mahasiswa dan fakultas teknik Uninus yang fokus pada pengembangan teknologi kendaraan ramah lingkungan.

“Apalagi ini acara Stadium Generale, tentunya kami sangat mengapresiasi nilai-nilai tingginya. Apalagi di sini dibuka Fakultas Teknik yang menghadirkan mobil listrik. Ada di sini sekarang saat ini,” katanya.

Ia berharap mahasiswa jurusan teknik bisa terus mengembangkan riset terkait Energi Baru Terbarukan (EBT), termasuk kendaraan listrik. Bagi Erwin, generasi muda Bandung memiliki modal kuat secara intelektual, sosial, dan kultural untuk menjadi pelopor dalam perubahan teknologi hijau.

“Saya berharap para mahasiswa yang kuliah teknik untuk penelitian mobil ini bisa lebih mengembangkan EBT ini. Tambah sukses, tambah maju, teknologinya lebih tinggi lagi. Karena anak Bandung ini kan selain pintar juga kuat mentalnya, tangguh sosialnya, dan punya budaya,” ujarnya.

Erwin juga menyampaikan harapan agar karya mobil listrik mahasiswa bisa menjadi cikal bakal kendaraan listrik yang diproduksi dan digunakan secara luas di Kota Bandung.

Baca Juga:Sektor Kerajinan Optimis Lebih Kebal di Tengah Ketidak Pastian GlobalResmi Beroperasi, Pemerintah Bangun Sekolah Rakyat untuk Atasi Kemiskinan 

“Saya yakin para mahasiswa ini akan bisa lebih mengembangkan teknologi listrik. Mudah-mudahan juga bisa menciptakan mobil yang ada di Undus (universitas), saya berharap bisa seperti itu,” katanya.

Menjawab pertanyaan soal kebijakan kota terhadap kendaraan listrik, Erwin menyatakan Pemkot Bandung telah membuka peluang untuk transisi secara bertahap dari kendaraan berbahan bakar fosil ke kendaraan listrik.

0 Komentar