Selain itu dia juga mengancam akan menghapus akun kerja dan melakukan pemecatan.
“Karyawan yang gagal menyelesaikan aktivasi dalam batas waktu akan dianggap memiliki data palsu dan menghadapi konsekuensi penghapusan akun dan pemutusan hubungan kerja.” pungkasnya.
Lucunya, setelah melihat video tersebut, para member bukannya fokus dengan isi dari pidatonya melainkan malah salah fokus dengan gambar orang yang disebut mereka sebagai video hasil AI (Artificial Intelegent) atau hasil dari rekayasa kecerdasan buatan.
Baca Juga:Sebentar Lagi, ini Link Cek Hasil Pengumuman Seleksi SPMB Jabar 2025 Tahap 2Jam Berapa Pengumuman Hasil Seleksi SPMB Jabar 2025 Tahap 2 Bisa Dilihat? Cek di Link Ini
Sepertinya video tersebut tidak begitu berpengaruh lagi pada para anggota, karena mereka sudah sadar menajdi korban penipuan dari aplikasi ini.
Mereka tahu, walaupun membayar deposit untuk verifikasi akun, kemungkinan uangnya bisa ditarik sangat kecil.
Apalagi sudah banyak yang membagikan pengalamannya yang menurut membayar biaya pengaktifan akun, ternyata uang yang bisa di WD sangat kecil bahkan hanya 10 persen dari depositonya.
Malah saldo yang tertahan tetap tidak bisa di tarik sehingga info tentang akun palsu atau akun ganda hanyalah bualan dari aplikasi untuk mencari alasan agar membernya mau deposit lagi.
Kini aplikasi ini sudah dinyatakan 100 perswen scam, meski amsih bisa diakses dan bisa WD, namun saldo didalamnya sudah tidak bisa lagi ditarik.
