Namun, tak sedikit warganet yang skeptis dan memberikan komentar seperti:
- “Bang, udah daftar tapi link-nya nggak bisa dibuka. Katanya harus beli produk dulu.”
- “Dulu juga ada APK bernama Yagol, cara mainnya sama. Udah scam 4 tahun lalu.”
Komentar-komentar ini menunjukkan bahwa pola dari aplikasi seperti ini sudah berulang-ulang terjadi, namun tetap saja ada yang terjebak.
Yang paling mengkhawatirkan adalah pencatutan nama besar seperti CoinMarketCap (CMC) dan bahkan menyebut-nyebut Chevron sebagai perusahaan global. Padahal, jika benar perusahaan sekelas itu terlibat, tidak mungkin mereka membuat aplikasi receh dengan investasi ratusan ribu rupiah dan tampilan antarmuka murahan.
Fenomena aplikasi seperti Chevron EBT adalah bukti bahwa masyarakat masih menjadi target empuk penipuan berkedok investasi. Ciri-ciri seperti:
Baca Juga:Link Video Viral 2 Menit 31 Detik Andini Permata dan Adik Laki-Laki Dicari Netizen, Kenapa?Main Game Dapat Saldo DANA Rp300.000 Berkali-kali DISINI
- Iming-iming bonus besar
- Sistem referal berjenjang
- Keuntungan tak masuk akal dalam waktu singkat
- Tidak memiliki izin resmi dari OJK
… adalah indikator kuat bahwa ini adalah jebakan skema Ponzi.
Sebelum kamu tergoda untuk “coba-coba”, ingatlah bahwa uangmu bisa lenyap seketika, apalagi ketika platform ini mendadak menghilang. Investasi sejati tidak menjanjikan keuntungan instan, apalagi lewat aplikasi yang tidak transparan.
Tips Aman:
- Selalu periksa legalitas di [Situs OJK](https://www.ojk.go.id)
- Hindari investasi yang tidak transparan
- Jangan mudah percaya dengan testimoni di media sosial
- Waspadai aplikasi yang terlalu gencar membagikan hadiah
Ingat: uangmu terlalu berharga untuk diserahkan kepada aplikasi yang hanya pintar menjual mimpi.
