Namun, jika Anda memiliki mobil Honda, misalnya Honda Mobilio, dan rack steernya rusak, pilihan Anda sangat terbatas. Hanya ada dua:
- Membeli suku cadang original dengan harga tinggi, atau
- Melakukan rekondisi.
Jika Anda mencari suku cadang aftermarket untuk rack steer Honda Mobilio di berbagai marketplace, kemungkinan besar Anda tidak akan menemukannya. Minimnya pilihan ini membuat pemilik mobil Honda tidak memiliki banyak opsi. Jika ingin yang awet, harus membeli yang original (dengan harga mahal). Jika ingin lebih murah, pilihannya hanya suku cadang KW yang kualitasnya tidak selalu terjamin. Sering kali, pengguna akhirnya terpaksa memilih komponen KW karena tidak adanya alternatif aftermarket berkualitas.
Inilah yang membuat perawatan mobil Honda menjadi relatif lebih mahal dibandingkan mobil Jepang lainnya.
Baca Juga:Skandal Chromebook Rp10 Juta Per Unit, Laptop Kentang Harga Sultan dari Proyek Rp10 Triliun10 Rekomendasi Printer Murah Terbaik di Bawah Rp2 Juta untuk Cetak Harian
Namun pada akhirnya, semua kembali kepada prinsip dasar: Jika mampu membeli mobil Honda, tentu harus siap merawatnya. Bagaimanapun juga, harga mobil Honda umumnya lebih tinggi dibandingkan mobil Jepang lainnya (kecuali Mazda). Jadi, jika Anda sudah memutuskan untuk membeli mobil Honda, itu berarti Anda juga harus siap dengan komitmen biaya perawatannya.
Ini bukan lagi soal seberapa tebal dompet Anda, tapi seberapa besar keberanian Anda untuk mengeluarkan uang demi menjaga kondisi mobil kesayangan Anda tetap prima.
SC: Fuse Box
