Lewat Program ASN ke Pasar, Pemkot Cimahi Tingkatkan Eksistensi Pasar Tradisional di Era Digital

Lewat Program ASN ke Pasar, Pemkot Cimahi Tingkatkan Eksistensi Pasar Tradisional di Era Digital
Wali Kota Cimahi, Ngatiyana Bersama Ka Disdagkoperin, Hella Haerani saat Meninjau Pasar Atas dalam Program ASN Bercitra (Jabar Ekspres)
0 Komentar

“Dulu sempat ada aspirasi dari paguyuban pedagang supaya digelar setiap minggu. Tapi belum bisa terealisasi karena ada keterbatasan aktivitas ASN,” ungkapnya.

Kondisi perdagangan di Cimahi sendiri, kata Indra, secara umum tidak mengalami hambatan signifikan. Siklus perdagangan berjalan sebagaimana mestinya. Persaingan harga dianggap wajar selama berlangsung secara alami.

“Antara pedagang pun ada perbedaan harga. Ada yang cabenya lebih mahal, tapi kualitasnya lebih bagus. Itu bagian dari dinamika pasar,” jelasnya.

Baca Juga:Sanggar Mutiara Cimahi Tembus TV Nasional, Bawakan Tari Tradisional oleh Penari CilikTidak Ada Halte Bus Transjabodetabek Rute P11 di Sentul, Penumpang: Panas dan Cape

Ia menambahkan, pemerintah tetap melakukan pembinaan terhadap pedagang jika ditemukan harga yang terlalu tinggi.

“Kadang kita tanya, kenapa ini mahal? Ternyata kualitasnya beda. Dan itu harus disampaikan juga ke konsumen,” tandas Indra. (Mong)

0 Komentar