2 Warga KBB Dipulangkan Usai Konflik Iran-Israel Memanas

Ilustrasi: Warga KBB dipulangkan dari Iran. Dok pixabay
Ilustrasi: Warga KBB dipulangkan dari Iran. Dok pixabay
0 Komentar

JABAR EKSPRES – Dua warga Kabupaten Bandung Barat (KBB), dipulangkan dari Iran menyusul memburuknya situasi keamanan akibat konflik bersenjata antara Iran dan Israel yang meluas sejak pertengahan Juni 2025.

Meskipun keduanya telah tiba kembali di Indonesia dalam kondisi selamat, namun keduanya tidak tercatat dalam database resmi milik pemerintah daerah.

Kepala Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Disnakertrans) KBB, Hasanuddin, mengonfirmasi bahwa dua nama yang dipulangkan dari Iran yakni, Ali Husin Tamin dan Nety Pahlaniwati, warga yang secara administratif terdaftar berasal dari wilayah Bandung Barat.

Baca Juga:Cimahi Komitmen Lestarikan Budaya: Aksara Sunda Siap Diterapkan di Sekolah dan Ruang Publik!Pengamat Teriak! Akses ke BIJB Kertajati Masih Jadi Masalah Serius

“Ada dua warga KBB yang dipulangkan dari Iran hari ini karena situasi perang dan dikhawatirkan keselamatan mereka terancam,” ujar Hasanuddin, saat dikonfirmasi pada Rabu (25/6/2025).

Meski nama mereka tercatat sebagai penduduk Bandung Barat, Hasanuddin mengakui bahwa keduanya tidak pernah masuk dalam sistem migrasi atau pendataan tenaga kerja luar negeri yang dikelola Disnakertrans KBB.

“Belum tahu dari mana asal desanya. Lalu kita juga belum tahu mereka berada di Iran dalam kapasitas sebagai pekerja, pelajar, atau wisatawan. Nanti ketika mereka sudah tiba di Tanah Air, kami akan mulai menelusuri data dan informasi terkait,” jelasnya.

Menurutnya, kondisi tersebut membuat proses pelacakan dan pemantauan keberangkatan serta keberadaan mereka di luar negeri menjadi sulit.

Namun demikian,  pemerintah daerah akan melakukan verifikasi dan pendataan ulang, termasuk memastikan status keberangkatan mereka dan siapa pihak yang memberangkatkan.

“Yang pasti kita akan cek semuanya biar jelas,” katanya.

Ia menambahkan bahwa setelah tiba di Jakarta, keduanya akan dijemput oleh perwakilan dari pemerintah provinsi Jabar sebelum diserahterimakan kepada keluarga masing-masing di Bandung Barat.

“Kami akan jemput dari provinsi dan mengawal proses penyerahan kepada keluarganya di KBB. Ini baru gelombang pertama, kemungkinan masih ada warga KBB lain yang juga akan dipulangkan,” tandasnya.

Baca Juga:Lawan Tambang Ilegal di Bandung Barat! HP2MT Siap Berdiri di Garis Depan1.488 Warga Banjar Kehilangan BPJS! Fraksi PKS Nilai Alasannya Prematur dan Berbahaya!

Sekedar diketahui, selain dua warga Bandung Barat, sebanyak 22 WNI asal Jawa Barat dari kabupaten dan kota lain juga ikut dievakuasi.

22 WNI tersebut berasal dari Kabupaten Purwakarta, Kabupaten Bandung, Kabupaten Bogor, Kabupaten Indramayu, Kabupaten Sumedang, Kabupaten Majalengka, serta Kota Banjar.

0 Komentar