Contoh Naskah Khutbah Jumat Tentang 5 Langkah Terhindar LGBT

ILUSTRASI khutbah Jumat tentang bahaya LGBT (freepik)
ILUSTRASI khutbah Jumat tentang bahaya LGBT (freepik)
0 Komentar

Fenomena LGBT

Jamaah shalat Jumat rahimakumullah,

Hampir tiap tahun kita selalu mendapatkan berita tentang fakta terjadinya perilaku homoseksual.

Baik berbentuk peristiwa sodomi, peristiwa laki-laki suka dengan laki-laki atau disebut gay, perempuan suka dengan perempuan atau disebut lesbian, laki-laki yang berusaha mengganti identitas kelaminnya menjadi perempuan, atau pun sebaliknya.

Masyarakat jaman sekarang menyebutnya dengan istilah LGBT. Lesbian, Gay, Biseksual, dan Transgender.

Secara pengertian umum, masing-masing memiliki makna tersendiri.

Baca Juga:Cara Menghitung Skor Jalur Prestasi SPMB Jabar 20258 Kedai Kopi Paling Hits Dengan Citarasa Otentik, Ada Fore dan Kopi Kenangan

Lesbian adalah suatu orientasi seks yang mana perempuan menyukai sesama jenis perempuan.

Gay adalah sebutan untuk seorang laki-laki yang menyukai sesama laki-laki. Sementara biseksual adalah sebutan untuk seseorang yang dapat tertarik dengan laki-laki maupun perempuan.

Sedangkan transgender adalah seseorang yang memiliki penampilan atau perilaku berkebalikan dengan jenis kelaminnya.

Namun istilah yang viral untuk mewakili istilah LGBT adalah homo atau homoseksual.

Dalam Islam, homoseksualitas atau LGBT secara umum disebut dengan perilaku liwath.

Sedangkan secara spesifik, Liwath itu digunakan untuk menyebut hubungan sejenis sesama laki-laki atau perilaku gay. Sementara hubungan sejenis sesama perempuan atau perilaku lesbi disebut dengan Sihaq.

Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam pun sudah memberikan peringatan kepada umatnya, sebagaimana diriwayatkan oleh imam At-Tirmidzi (No. 1457) dan Ibnu Majah (No. 2563), yang dishahihkan oleh al-Albani:

إِنَّ أَخوَفَ مَا أَخَافُ عَلَى أُمَّتِي عَمَلُ قَومِ لُوْطٍ

Baca Juga:Cara Daftar Ulang SPMB Jabar Jika Dinyatakan Lolos Tahap 1, Dibuka Mulai 20 Juni 2025Hari Ini Pengumuman SPMB Jabar Tahap 1, Bagaimana Jika Tidak Lolos?

“Sesungguhnya sesuatu yang paling aku takutkan menimpa umatku adalah perbuatan kaum Luth.”

Perbuatan ini adalah perbuatan keji dan mungkar, sebagaimana yang dilakukan oleh kaum nabi Luth. Sebagai hukuman kepada mereka, Allah menimpakan azab yang sangat keras dan pedih.

Jamaah shalat Jumat rahimakumullah,

Secara jelas dan tegas, Allah ‘azza wajalla menjelaskan keburukan dari perbuatan ini ketika menceritakan kisah kaum nabi Luth dalam beberapa firman-Nya.

Di dalam surat al-A’raf: 80-81:

وَلُوطًا إِذْ قَالَ لِقَوْمِهِ أَتَأْتُونَ الْفَاحِشَةَ مَا سَبَقَكُمْ بِهَا مِنْ أَحَدٍ مِنَ الْعَالَمِينَ (80)

“Dan (Kami juga telah mengutus) Luth (kepada kaumnya). (Ingatlah) tatkala dia berkata kepada kaumnya: ‘Mengapa kamu mengerjakan perbuatan faahisyah (keji) itu, yang belum pernah dikerjakan oleh seorang pun (di dunia ini) sebelummu?”

إِنَّكُمْ لَتَأْتُونَ الرِّجَالَ شَهْوَةً مِنْ دُونِ النِّسَاءِ بَلْ أَنْتُمْ قَوْمٌ مُسْرِفُونَ (81)

“Sesungguhnya kamu mendatangi lelaki untuk melepaskan nafsumu (kepada mereka), bukan kepada wanita, malah kamu ini adalah kaum yang melampaui batas.”

0 Komentar